10 Drama Korea Lawas yang Paling Diharapkan Di-remake Tahun 2026

Muflihah

TRIBUN KALTIM – Drama Korea selalu memiliki daya tarik magis yang membuat penontonnya sulit berpaling. Alur cerita yang kuat hingga keserasian para pemain sering kali menjadi alasan sebuah serial terus dikenang.

Menjelang tahun 2026, kerinduan penggemar terhadap tayangan klasik semakin memuncak. AKP Staff merilis daftar sepuluh drama yang paling diharapkan mendapat versi buat ulang atau remake pada Sabtu (10/1/26).

Daftar ini dibuka dengan Star In My Heart yang tayang pada 1997 silam. Serial 16 episode ini dianggap sebagai salah satu pelopor Gelombang Hallyu yang menceritakan cinta antara gadis miskin berbakat dan bintang top.

Judul legendaris Boys Over Flowers juga menempati posisi atas daftar keinginan penonton. Kisah Geum Jan Di di sekolah elit ini menjadi gerbang utama bagi banyak orang untuk mencintai drama Korea.

Selanjutnya ada Coffee Prince yang ikonik dengan tema penyamaran identitas demi pekerjaan. Mengingat Korea Selatan kini lebih terbuka, versi modern dari kisah Go Eun Chan ini tentu akan sangat menarik.

Bagi pencinta melodrama, Stairway to Heaven menjadi judul yang wajib dihidupkan kembali. Penonton merindukan sensasi makjang awal 2000-an yang penuh intrik dan air mata.

Sitkom dan Genre Unik

Daftar ini juga menyoroti kerinduan pada genre situasi komedi seperti High Kick Through the Roof. Serial ini dinilai sukses melahirkan bintang besar seperti Shin Se Kyung dan Hwang Jung Eum.

Rainbow Romance turut masuk dalam daftar karena pendekatannya yang realistis tentang kehidupan tetangga. Sementara itu Flower Boy Ramen Shop diharapkan kembali untuk menghidupkan tren pria-pria cantik atau flower boys.

Serial Reply 1997 juga dinanti dengan harapan fokus pada era kejayaan idola generasi kedua seperti TVXQ. Kemudian ada You’re Beautiful yang mempopulerkan tema wanita menyamar menjadi anggota grup idola pria.

Terakhir, Cinderella and the Four Knights menutup daftar ini dengan trope klasik cinta segiempat. Kehadiran drama-drama ini bukan sekadar hiburan, melainkan obat bagi penontonnya.

“Drama bisa menjadi alat untuk menyembuhkan Anda di hari-hari terburuk Anda, membuat tertawa dan melempar ke dunia fantasi tempat Anda melupakan kenyataan,” tulis staf AKP dalam ulasannya.

Bagikan: