Sorotan Netizen pada Interaksi Member BLACKPINK di Penutup Tur Dunia DEADLINE

Muflihah

TRIBUN KALTIM – Tur dunia BLACKPINK yang bertajuk DEADLINE berakhir dengan megah di Hong Kong. Namun sorotan publik justru tertuju pada bahasa tubuh para personel di atas panggung yang memicu perdebatan.

Sebuah potongan video yang beredar luas memperlihatkan momen pelukan grup yang terasa janggal bagi sebagian penggemar. Jisoo terlihat berdiri sedikit kaku di sisi lingkaran saat tiga rekannya saling merangkul erat dan menangis.

Spekulasi mengenai hubungan internal grup di tahun kesepuluh karier mereka langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Padahal malam itu seharusnya menjadi perayaan emosional kembalinya mereka setelah tiga tahun vakum dari tur global.

Rosé sempat mengutarakan keraguannya bisa kembali berdiri utuh di panggung yang sama setelah ujian berat yang tidak terlihat publik beberapa tahun terakhir. Ia merasa perjuangan mempertahankan keutuhan grup akhirnya terbayar lunas malam itu.

“Melihat kalian semua malam ini membuktikan mengapa kami memperjuangkan keluarga ini, Minggu (25/1/26),” kata Rosé dengan mata berkaca-kaca.

Menjawab Keraguan dengan Album

Jennie lantas mengambil alih mikrofon untuk meredam kekhawatiran penggemar mengenai masa depan grup yang simpang siur. Ia memastikan bahwa konser malam itu bukanlah perpisahan melainkan awal babak baru bagi mereka.

Pengumuman penting disampaikan di penghujung acara sebagai bukti solidnya hubungan mereka di tengah isu miring yang beredar. Grup yang digawangi empat wanita ini telah menyiapkan karya anyar yang siap rilis bulan depan.

“Tandai kalender kalian untuk 14 Februari karena mini album baru kami Re Born adalah hadiah kami untuk kalian,” ucap Jennie.

Bagikan: