TRIBUN KALTIM – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang serba cepat, drama Korea bertema pedesaan atau countryside kini menjadi primadona bagi penonton yang mendambakan ketenangan. Genre yang sering disebut sebagai “healing drama” ini menawarkan pelarian visual melalui pemandangan alam yang asri dan alur cerita yang menyentuh hati Selasa (05/05/26).
Kesederhanaan hidup, interaksi hangat antarwarga, hingga kisah cinta yang berkembang secara perlahan (slow burn) menjadi daya tarik utama yang membuat penonton betah berlama-lama di depan layar.
Berikut adalah 5 rekomendasi drama Korea romansa pedesaan yang wajib masuk dalam daftar tontonan Anda:
1. Hometown Cha-Cha-Cha (2021)
Drama ini menjadi standar emas untuk romansa pedesaan. Berlatar di desa pesisir Gongjin, kisahnya mengikuti seorang dokter gigi asal Seoul yang pindah ke desa dan bertemu dengan Hong Du-sik, pria serba bisa yang menjadi andalan warga. Penonton akan dimanjakan dengan pemandangan laut biru dan kehangatan komunitas desa yang suportif.
2. When the Weather is Fine (2020)
Jika Anda menyukai suasana desa yang tenang, bersalju, dan penuh puitis, drama ini adalah jawabannya. Berlokasi di Desa Bukhyeon, cerita fokus pada seorang pemain selo yang kembali ke kampung halamannya untuk melarikan diri dari kehidupan kota yang keras. Di sana, ia menemukan kedamaian di sebuah toko buku kecil milik teman lamanya.
3. Summer Strike (2022)
Drama ini sangat relevan bagi siapa pun yang pernah merasa lelah dengan karier. Mengisahkan seorang wanita yang memutuskan untuk melakukan “pemogokan hidup” dengan pindah ke desa kecil bernama Angok. Tanpa rencana dan hanya membawa satu ransel, ia menemukan cinta dan jati diri baru di tengah kesederhanaan hidup desa.
4. Once Upon a Small Town (2022)
Drama yang ringan dan menggemaskan ini menceritakan tentang seorang dokter hewan dari Seoul yang terpaksa pindah ke Desa Huidong untuk mengelola klinik kakeknya. Perseteruannya dengan seorang polisi wanita lokal yang sangat dicintai warga desa berubah menjadi benih-benih cinta yang segar di tengah pemandangan kebun yang hijau.
5. Welcome to Samdal-ri (2023)
Drama ini mengangkat keindahan Pulau Jeju melalui kisah seorang fotografer sukses yang kembali ke kampung halamannya di Samdal-ri setelah kariernya hancur di Seoul. Reuni dengan teman masa kecilnya di tengah kearifan lokal para penyelam wanita (haenyeo) memberikan perspektif baru tentang arti kesuksesan dan keluarga.
Alasan Mengapa Tema Pedesaan Selalu Berhasil
Popularitas kelima drama ini bukan tanpa alasan. Para kritikus film menilai bahwa latar pedesaan memberikan ruang bagi karakter untuk berkembang secara emosional tanpa gangguan teknologi atau tekanan sosial yang berlebihan. Hal ini menciptakan rasa kedekatan bagi penonton yang juga merasakan penatnya rutinitas urban.
Selain itu, sinematografi yang menonjolkan estetika alam—mulai dari ladang padi yang menguning hingga deburan ombak pantai—memberikan efek terapi visual yang efektif menurunkan tingkat stres.
“Drama-drama ini tidak hanya menjual romansa, tapi menjual gaya hidup. Mereka mengingatkan kita bahwa tidak ada salahnya untuk berhenti sejenak dan menikmati hidup yang lebih pelan,” ujar salah seorang pengulas konten digital.






