Jenis Teknik Pemasangan untuk Mencegah Keramik Popping

redaksi

TRIBUN KALTIM Masalah keramik terangkat atau disebut tile popping tentu sangat mengganggu kenyamanan dan keindahan rumah Anda. Risiko menyebalkan ini dapat Anda cegah melalui teknik pemasangan dan pemilihan lem keramik yang tepat. 

Perlu persiapan permukaan lantai yang sempurna agar hasil akhirnya menempel kuat serta bertahan lebih lama. Beberapa teknik ini bisa menjadi metode pemasangan untuk menjaga lantai hunian tetap aman!

Penyebab Keramik Popping

Sebelum mencari solusi pencegahannya, perlu dipahami berbagai akar permasalahan yang membuat lantai rumah terangkat. Fenomena meledaknya kepingan ubin ini umumnya terjadi karena beberapa faktor teknis yang sering kali terabaikan.

  1. Permukaan Lantai Tidak Siap Dipasang

Kondisi dasar lantai yang belum stabil dapat memicu pergeseran fondasi pada bangunan rumah. Struktur tanah yang terus bergerak memberikan tekanan kuat secara vertikal maupun horizontal terhadap lantai. 

Akibatnya, permukaan keramik bagian atas ikut terdorong hingga akhirnya terlepas dari lapisan dasar tersebut. Pastikan fondasi bangunan sudah sangat kokoh sebelum memulai proses pemasangan lantai tahap selanjutnya.

  1. Lem Keramik Tidak Merata

Pengaplikasian adukan perekat yang kurang padat sering kali menyisakan banyak rongga udara di bawahnya. Celah kosong tersebut membuat daya rekat menjadi sangat lemah dan memicu timbulnya tekanan tersembunyi. 

Penggunaan lem keramik secara merata sangat krusial untuk mencegah ubin kopong atau mudah terlepas. Jika pengaplikasian perekat dilakukan secara serampangan, lantai hunian Anda dipastikan tidak akan bertahan lama.

  1. Tidak Ada Ruang untuk Pergerakan Keramik

Pemasangan ubin yang terlalu rapat tanpa menyisakan celah nat tentu akan memicu masalah serius. Saat terjadi pemuaian, material lantai tersebut akan saling berdesakan karena tidak memiliki ruang gerak. 

Kondisi saling menekan inilah yang memaksa permukaan ubin terdorong ke atas lalu akhirnya meledak. Maka dari itu, berikan jeda ideal antar kepingan ubin agar terhindar dari risiko kerusakan tersebut.

  1. Kualitas Material Pemasangan Kurang Sesuai

Campuran bahan material yang kurang tepat dapat menurunkan kualitas pengikatan secara drastis seiring waktu. Komposisi pasir dan semen yang terlalu kaku membuat kemampuan rekat perekat menjadi sangat buruk. 

Maka dari itu, penting untuk menggunakan mortar instan bermutu tinggi agar hasilnya jauh maksimal. Pemilihan bahan bangunan berkualitas rendah hanya akan merugikan pemilik rumah karena memicu kerusakan lebih cepat.

  1. Tekanan atau Perubahan Suhu pada Lantai

Kondisi cuaca yang berubah secara ekstrem dapat memicu pemuaian dan penyusutan material secara konstan. Fluktuasi temperatur udara ini memaksa lapisan bawah lantai membutuhkan lebih banyak ruang untuk beradaptasi. 

Apabila tegangan suhu terakumulasi cukup tinggi, lantai akan menerima tekanan paksa yang merusak struktur. Memperhitungkan faktor lingkungan sekitar sangat penting agar lantai hunian Anda terhindar dari risiko retak.

Teknik Pemasangan untuk Mencegah Keramik Popping

Mencegah lantai terangkat sebenarnya sangat mudah dengan menerapkan metode pemasangan yang paling tepat. Beberapa langkah strategis berikut ini untuk memastikan lantai rumah bisa awet dan tahan lama!

  1. Bersihkan dan Ratakan Permukaan Dasar

Langkah pertama yang wajib Anda lakukan adalah membersihkan seluruh area dasar dari segala kotoran. Singkirkan debu atau sisa minyak yang berpotensi menghalangi daya lekat material perekat pada lantai. 

Pastikan kondisi lantai beton acian sudah dalam keadaan rata dan sangat padat. Persiapan permukaan yang sempurna akan membuat lantai rumah Anda menempel kuat dan tahan lama.

  1. Gunakan Lem Keramik Sesuai Jenis Ubin

Hindari penggunaan campuran semen konvensional saat memasang kepingan lantai. Pilihlah perekat instan bermutu tinggi yang memiliki kandungan polimer fleksibel untuk menahan perubahan suhu. 

Penggunaan lem keramik khusus ini sangat penting agar ubin dapat merespons cuaca secara sangat optimal. Kemudian, hindari merendam kepingan ubin modern ke dalam air karena bisa merusak kualitas perekat.

  1. Aplikasikan Perekat Secara Merata

Terapkan teknik pengolesan ganda agar daya rekat material menjadi jauh lebih maksimal. Ratakan material perekat pada permukaan dasar kerja sekaligus bagian punggung ubin yang akan dipasang. 

Hindari kebiasaan buruk menaruh adukan semen hanya pada satu titik saja saat Anda memasang ubin. Gunakan roskam bergerigi guna membentuk jalur udara sehingga mencegah timbulnya rongga pada bawah struktur lantai.

  1. Perhatikan Jarak Nat dan Expansion Joint

Hindari memasang susunan kepingan lantai secara terlalu rapat antara satu sama lainnya. Berikan celah ideal sekitar dua hingga tiga milimeter sebagai ruang aman untuk pergerakan material. 

Ruang toleransi ini sangat berfungsi menampung pemuaian material saat terjadi perubahan cuaca yang sangat ekstrem. Pengaturan jarak yang presisi akan menyelamatkan lantai hunian dari benturan yang memicu risiko kerusakan.

  1. Pastikan Proses Curing Berjalan dengan Baik

Setelah proses pemasangan selesai dilakukan, biarkan lapisan lantai tersebut mengering secara perlahan. Jangan membebani permukaan lantai menggunakan perabotan berat sebelum perekatnya sungguh mengeras secara lebih sempurna. 

Proses pengeringan yang sangat optimal akan mengunci posisi ubin sehingga tidak mudah terlepas nantinya. Hasil pemasangan yang estetis sekaligus terus terhindar dari risiko keramik lantai yang terangkat.

Lantai Rumah Anti Meledak? Ini Rahasianya!

Fenomena keramik popping yang dipicu oleh perubahan suhu ekstrem serta kesalahan teknis sebenarnya dapat dicegah sejak awal. Salah satunya dengan penerapan metode pemasangan yang benar dan pemilihan lem keramik berkualitas tinggi.

Sika bisa menjadi pilihan yang telah berpengalaman selama 115 tahun dalam mendukung berbagai jenis proyek konstruksi besar, termasuk pembangunan Gardu Lepas Pantai di Jerman. 

Sebagai brand pertama yang mencetuskan inovasi semen waterproofing berkualitas di Indonesia, Sika juga hadir dengan produk unggulannya yaitu SikaCeram®-200 TA Tilefix. Mortar siap pakai ini merupakan modifikasi polimer yang efektif mencegah ubin terangkat. 

Kombinasi formulanya mampu menghasilkan daya lekat sangat baik serta sangat mudah diaplikasikan hanya dengan menambahkan air. Penggunaannya pun sangat luas, seperti area dinding, lantai pada interior dan eksterior, baik kondisi kering hingga area terendam air.

Segera Hubungi Tim SIKA untuk mendapatkan layanan konsultasi terkait kebutuhan proyek Anda. Dapatkan produk resmi Sika untuk kebutuhan pribadi pembangunan rumah Anda dengan mengunjungi Sika Official Store sekarang juga!

Bagikan: