Agensi VIVIZ Bungkam Usai Artisnya Umumkan Pemutusan Kontrak

Muflihah

TRIBUN KALTIM Pihak Big Planet Made Entertainment hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait pengumuman pemutusan kontrak eksklusif oleh grup VIVIZ. Sikap bungkam agensi ini muncul setelah Eunha, SinB, dan Umji secara mengejutkan menyatakan keluar dari manajemen melalui jalur hukum pada Kamis (9/4/26).

Ketidakpastian ini memicu spekulasi luas di kalangan publik mengenai kondisi internal manajemen yang sedang bermasalah. Pasalnya, pengumuman dari pihak artis telah tersebar luas namun belum ada klarifikasi tandingan dari pihak agensi.

Kekosongan informasi dari pihak agensi membuat para penggemar dan investor mempertanyakan stabilitas operasional perusahaan tersebut. Berbagai upaya konfirmasi yang dilakukan awak media terhadap perwakilan agensi belum membuahkan hasil hingga saat ini.

Keheningan ini dinilai tidak biasa bagi agensi hiburan besar saat menghadapi kasus pemutusan kontrak secara sepihak oleh artis utamanya. Hal ini memperkuat dugaan adanya kebuntuan komunikasi atau persiapan langkah hukum balasan dari pihak manajemen.

Tekanan Publik Terhadap Agensi

Ketidakhadiran respons resmi dari agensi justru memperkeruh suasana di media sosial dan komunitas daring. Banyak pihak menyayangkan sikap pasif manajemen dalam menanggapi tuduhan pelanggaran kontrak yang dilayangkan oleh tim hukum VIVIZ.

Publik kini menanti transparansi dari pihak agensi untuk menjelaskan poin-poin keberatan yang diajukan oleh para anggota. Tanpa adanya pernyataan resmi, citra agensi dianggap semakin terpuruk akibat tudingan kegagalan pemenuhan kewajiban kontrak.

Tim hukum VIVIZ menegaskan bahwa pihaknya telah mengikuti prosedur hukum yang benar dalam menyampaikan pemberitahuan pemutusan hubungan kerja. Mereka juga memastikan bahwa seluruh bukti pelanggaran telah disiapkan untuk proses persidangan jika diperlukan.

Langkah hukum ini dianggap sebagai jalan terakhir karena agensi tidak menunjukkan iktikad baik dalam memperbaiki masalah internal. Para anggota grup kini lebih memilih fokus pada masa depan mereka secara mandiri tanpa menunggu respons lebih lanjut dari agensi lama.

“Sampai saat ini pihak manajemen belum memberikan tanggapan balik terkait dokumen hukum yang telah kami kirimkan,” ungkap perwakilan hukum VIVIZ.

“Kami akan terus mengawal proses ini hingga status klien kami benar-benar bebas secara legal dari segala ikatan kontrak,” tutup pengacara tersebut.

Bagikan: