TRIBUN KALTIM – Anggota termuda grup Seventeen yakni Dino secara mengejutkan mengumumkan langkah karier solonya melalui identitas yang tidak biasa. Ia memutuskan untuk melakukan debut solo bukan dengan nama aslinya melainkan menggunakan karakter alter ego bernama Pi Cheolin Senin (11/5/26).
Keputusan ini menjadi sorotan karena dianggap sebagai langkah yang sangat berani dan segar di tengah tren debut solo K-pop yang biasanya mengedepankan citra personal. Karakter Pi Cheolin sebelumnya telah populer di kalangan penggemar sebagai sosok bos eksentrik yang sering muncul dalam konten komedi grup tersebut.
Eksplorasi Kreativitas Lewat Budaya Jalanan
Dalam proyek debut bertajuk Gilboard ini Dino membawa nuansa musik yang kental dengan estetika retro dan budaya jalanan era sembilan puluhan. Melalui identitas Pi Cheolin ia mengeksplorasi sisi musikalitas yang lebih santai dan penuh humor namun tetap diproduksi dengan standar kualitas musik yang tinggi.
Pihak agensi mengungkapkan bahwa album ini akan menampilkan single utama berjudul Marshmallow yang dirancang untuk memperlihatkan fleksibilitas sang artis dalam berakting sekaligus bernyanyi. Proyek tersebut menjadi bukti bahwa sang maknae Seventeen memiliki visi artistik yang luas melampaui batasan grupnya.
Pledis Entertainment menjelaskan bahwa penggunaan nama Pi Cheolin merupakan keinginan kuat dari sang artis untuk memisahkan citra idolanya dengan proyek eksperimental ini. Langkah tersebut diambil agar pendengar bisa lebih fokus pada karakter dan cerita yang ingin disampaikan melalui lagu-lagu dalam album tersebut.
“Dino ingin menghadirkan hiburan yang murni sekaligus menunjukkan sisi kreatif yang berbeda lewat sosok ini,” ujar perwakilan agensi.
Ia juga menekankan bahwa meski menggunakan karakter alter ego yang jenaka namun seluruh proses produksi musik dilakukan dengan dedikasi penuh layaknya album profesional. Kehadiran Pi Cheolin diharapkan memberikan warna baru bagi industri musik Korea yang semakin beragam saat ini.
“Kami berharap publik dapat menikmati kebebasan berekspresi yang ditawarkan oleh Pi Cheolin dalam karya solonya,” pungkas juru bicara tersebut.






