TRIBUN KALTIM – Gelombang kritik menerjang BLACKPINK setelah perilisan teaser terbaru untuk proyek comeback bertajuk DEADLINE. Kamis (19/2/26), poster visual yang menampilkan keempat anggota dalam balutan busana hitam justru dianggap hambar oleh sebagian besar netizen Korea.
Publik menilai konsep yang diusung tidak memberikan kesan baru dan cenderung mengulang pola promosi sebelumnya. Hal ini memicu perdebatan di berbagai forum daring mengenai kreativitas agensi dalam mengemas kembalinya grup fenomenal tersebut.
Keluhan Atas Minimnya Inovasi
Banyak netizen yang meluapkan kekecewaannya karena merasa tidak ada perbedaan signifikan antara teaser baru ini dengan foto konsep terdahulu. Meskipun visual para anggota tetap memukau, arahan kreatif dari segi gaya busana dan penyuntingan dianggap sangat monoton.
Beberapa penggemar bahkan menyindir kualitas pengerjaan teaser yang dinilai tidak sebanding dengan nama besar agensi. Mereka menganggap promosi kali ini dilakukan tanpa keseriusan dan terlihat seperti hasil pengerjaan yang terburu-buru.
“Tidak ada yang baru atau menarik dari hal ini, mengapa promosi album mereka selalu seperti ini?” ujar salah satu netizen di forum diskusi.
Kritik Pedas Terhadap Kualitas Visual
Sorotan tajam juga tertuju pada teknik penyuntingan foto yang membuat keempat anggota tampak tidak berada dalam satu bingkai yang sama. Netizen menduga pengambilan gambar dilakukan secara terpisah kemudian digabungkan secara digital dengan kualitas yang mengecewakan.
Kekecewaan ini semakin dalam karena harapan besar publik terhadap inovasi musik dan visual dari grup tersebut. Banyak yang mengkhawatirkan bahwa minimnya usaha dalam konten promosi akan berdampak pada kualitas album yang akan dirilis nanti.
“Kualitas teasernya sangat buruk, saya berharap setidaknya albumnya nanti akan bagus,” pungkas seorang netizen lainnya.






