Disalip Zootopia 2, Masa Depan Avatar 4 dan 5 Mulai Diragukan

Hasyimy

TRIBUN KALTIM – Avatar Fire and Ash baru saja meluncur ke pasar global dengan pendapatan fantastis mencapai 345 juta dolar AS. Angka ini sukses mengamankan posisi sebagai pembukaan akhir pekan terbesar kedua sepanjang tahun 2025.

Namun performa megah ini ternyata masih kalah berkilau dibanding saudara satu pabriknya di Disney yakni Zootopia 2. Film animasi hewan tersebut justru nyaris menyentuh angka setengah miliar dolar dalam periode peluncuran yang sama.

Situasi ini memicu tanda tanya besar mengenai kelanjutan visi ambisius sang sutradara James Cameron. Pendapatan pembuka seri ketiga ini tercatat turun cukup signifikan jika dibandingkan pendahulunya Avatar The Way of Water.

Di pasar Amerika Utara film ini meraup 88 juta dolar AS sementara pasar internasional menyumbang angka dominan sebesar 257 juta dolar AS. Total raihan ini tertinggal dari Zootopia 2 yang tampil lebih beringas di tangga box office global.

Kenyataan ini menjadi sinyal peringatan bagi rencana penggarapan Avatar 4 dan 5 di masa depan. Cameron sendiri sempat mengungkapkan kekhawatirannya mengenai tren penonton saat berbicara dalam siniar The Town bersama Matthew Belloni, Senin (22/12/2025).

Ia menyoroti adanya kekuatan yang kini melawan rilis bioskop seperti kelelahan terhadap sekuel dan dampak layanan streaming. Menurutnya publik cenderung mulai meremehkan film lanjutan kecuali film tersebut menawarkan konklusi yang sangat dinanti.

“Orang cenderung meremehkan sekuel kecuali itu film ketiga Lord of the Rings dan Anda ingin melihat apa yang terjadi pada semua orang,” ucap Cameron.

Biaya Produksi Menggunung

Tantangan finansial menjadi isu utama mengingat film-film Avatar selalu menelan biaya produksi yang sangat masif. Cameron enggan menyebut angka pasti namun menggunakan istilah kiasan yang menggambarkan tumpukan uang dalam jumlah gila-gilaan.

Ia menegaskan bahwa film ini harus menghasilkan keuntungan dua kali lipat dari biaya produksi hanya untuk bisa disebut balik modal. Tidak ada keraguan film ini akan menghasilkan uang tetapi pertanyaannya adalah apakah cukup untuk membenarkan pembuatan sekuel berikutnya.

Tekanan kini berada pada pundak Avatar 3 untuk meyakinkan Disney agar lampu hijau bagi Avatar 4 dan 5 tetap menyala. Cameron yang kini berusia 71 tahun bahkan sudah siap dengan skenario terburuk jika film ini dianggap gagal secara komersial.

Ia mengaku siap meninggalkan dunia Pandora yang telah ia geluti selama dua hingga tiga dekade terakhir. Jika memang harus berhenti di sini karena alasan finansial ia mengaku tidak masalah dan punya solusi sederhana untuk cerita yang belum tuntas.

“Ada satu utas cerita yang terbuka. Saya akan menulis buku!” pungkasnya.

Bagikan: