TRIBUN KALTIM – Jenama fesyen Liberclassy mengambil langkah taktis di tengah badai isu yang menimpa duta mereknya. Mereka memilih untuk tidak menampilkan wajah aktor Cha Eun Woo di ruang publik digital mereka untuk sementara waktu.
Video kampanye terbaru yang menampilkan bintang tersebut kini tidak bisa lagi ditemukan. Akses publik terhadap materi promosi Musim Semi dan Musim Panas 2026 telah ditutup rapat oleh perusahaan.
Pihak manajemen merek tampaknya enggan mengambil risiko reputasi di tengah sorotan tajam publik terhadap masalah pajak sang aktor. Akun media sosial resmi dan kanal YouTube Liberclassy kini bersih dari konten yang melibatkan Cha Eun Woo.
Langkah Cepat Amankan Citra
Keputusan mengubah status video menjadi pribadi ini dilakukan tanpa pengumuman resmi. Industri periklanan Korea memang dikenal sangat sensitif terhadap isu moral dan hukum yang menjerat para model iklannya.
Tindakan diam-diam ini menjadi indikasi bahwa mitra bisnis mulai waspada terhadap sentimen negatif pasar. Merek lebih memilih menyelamatkan citra perusahaan daripada mempertahankan promosi yang berisiko.
Sebelumnya terungkap bahwa Cha Eun Woo harus membayar denda pajak dalam jumlah besar. Hal ini memicu spekulasi negatif yang berpotensi merugikan citra produk yang diwakilinya.
Klaim Kesalahan Administratif
Agensi Fantagio sendiri telah membantah adanya niat jahat di balik pembayaran denda tersebut. Mereka mengklaim masalah ini murni akibat perbedaan cara hitung dengan otoritas pajak.
Pihak agensi menjelaskan bahwa selisih angka tersebut muncul saat pemeriksaan rutin. Mereka menegaskan tidak ada penggelapan pajak yang disengaja oleh aktor pemeran drama populer tersebut.
Perwakilan agensi menekankan bahwa inti masalah hanya terletak pada perbedaan tafsir aturan semata.
“Ini adalah perbedaan pendapat mengenai apa yang termasuk pendapatan kena pajak,” terang perwakilan Fantagio, Selasa (27/1/26).






