TRIBUN KALTIM – Kemenangan penting diraih oleh mantan CEO ADOR Min Hee Jin dalam perseteruan hukumnya melawan HYBE. Pengadilan Distrik Pusat Seoul tidak hanya mengabulkan tuntutan finansialnya tetapi juga memvalidasi argumen soal kemiripan konsep artis, Kamis (12/2/26).
Majelis hakim menolak gugatan HYBE yang ingin membatalkan perjanjian pemegang saham. Dalam pertimbangannya hakim secara spesifik menyoroti isu plagiarisme yang melibatkan grup baru ILLIT.
Pengadilan menilai bahwa penampilan ILLIT segera setelah debut memang memiliki kemiripan dengan NewJeans. Hal ini sejalan dengan klaim yang selama ini disuarakan oleh Min Hee Jin dan memicu konflik internal perusahaan.
Label Belift Lab yang menaungi ILLIT dianggap gagal memberikan bukti yang cukup untuk membantah tuduhan tersebut. Mereka tidak dapat membuktikan secara meyakinkan bahwa kedua grup tersebut memiliki perbedaan konsep yang signifikan.
Petisi yang diajukan oleh orang tua member NewJeans juga menjadi pertimbangan hakim. Pandangan mereka mengenai kemiripan itu dinilai sebagai opini yang berdasar pada fakta visual dan bukan kesalahan persepsi.
Hakim juga menyatakan bahwa konferensi pers Min Hee Jin yang sempat menghebohkan publik adalah tindakan wajar. Itu dianggap sebagai pelaksanaan hak bantahan atas tuduhan yang dilayangkan kepadanya.
Belift Lab Gagal Membantah
Selain membenarkan posisi Min Hee Jin terkait isu kreatif keputusan ini juga berdampak besar pada keuangan HYBE. Perusahaan itu diperintahkan membayar sekitar 25,5 miliar KRW atas pelaksanaan opsi jual saham Min Hee Jin.
Tuduhan pelanggaran kepercayaan yang dituduhkan HYBE kepada Min Hee Jin dinyatakan tidak terbukti. Hakim menilai rencana Min Hee Jin untuk mandiri belum sampai pada tahap pelanggaran kontrak yang serius.
Pernyataan pengadilan mengenai kontroversi ILLIT menjadi pukulan telak bagi narasi HYBE selama ini. Hakim menegaskan bahwa bantahan agensi tidak cukup kuat untuk meredam isu penjiplakan yang beredar.
“Belift Lab gagal menyajikan lebih banyak bukti dalam sanggahannya bahwa kelompok-kelompok tersebut tidak mirip dan sulit untuk mengatakan kontroversi telah sepenuhnya mereda,” bunyi putusan pengadilan tersebut.






