TRIBUN KALTIM – Kredibilitas HYBE sebagai salah satu agensi hiburan terbesar di Korea Selatan kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Hal ini dipicu oleh bocoran lagu terbaru grup Cortis yang dinilai tidak berkualitas pada Sabtu (14/2/26).
Banyak penggemar merasa standar produksi musik yang selama ini dijunjung tinggi oleh agensi tersebut mulai menurun. Kritikan terus mengalir deras di berbagai platform media sosial karena lagu yang belum dirilis itu dianggap gagal memenuhi ekspektasi.
Kualitas Produksi Yang Mengecewakan
Netizen menilai aransemen lagu unreleased milik Cortis terdengar sangat amatir dan tidak memiliki ciri khas musik papan atas. Ketidakpuasan ini memicu perdebatan mengenai keseriusan tim kreatif HYBE dalam menggarap proyek grup terbaru mereka.
Beberapa pendengar menyebutkan bahwa melodi yang disuguhkan terasa hambar dan tertinggal jauh dari karya grup pendahulu di agensi yang sama. Publik merasa heran bagaimana sebuah perusahaan raksasa bisa meloloskan materi lagu yang dianggap sangat standar.
Seorang pengamat musik di forum daring menyebutkan bahwa kualitas audio lagu tersebut sangat mengecewakan untuk sekelas agensi global. Ia merasa hasil produksinya tidak mencerminkan investasi besar yang biasanya dikucurkan oleh manajemen.
“Kualitas suaranya terasa hambar dan tidak menunjukkan identitas musikalitas yang seharusnya dimiliki oleh grup papan atas,” ujar pengamat tersebut.
Desakan Evaluasi Manajemen Kreatif
Munculnya gelombang hujatan ini membuat para penggemar mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap departemen produksi musik di HYBE. Mereka khawatir citra buruk ini akan berdampak panjang pada karier para member Cortis yang baru saja memulai langkahnya.
Sentimen negatif yang meluas memaksa publik untuk mempertanyakan kembali proses pemilihan lagu sebelum dilempar ke pasar internasional. Banyak pihak berharap ada perombakan besar agar karya final yang dirilis nanti bisa menyelamatkan reputasi grup.
Seorang penggemar fanatik mengungkapkan kekecewaannya karena standar tinggi yang selama ini dibangun seolah runtuh begitu saja. Ia menilai materi lagu kali ini sama sekali tidak layak untuk diperkenalkan sebagai produk unggulan agensi.
“Lagu ini sangat tidak sesuai dengan standar tinggi yang selama ini dibangun oleh HYBE untuk artis mereka,” tegas akun tersebut.






