TRIBUN KALTIM – Kunjungan Jennie BLACKPINK ke Paris mendadak menjadi sorotan publik internasional. Penyanyi asal Korea Selatan ini tertangkap kamera terlihat sangat kelelahan saat dikerumuni banyak orang.
Sebuah akun Instagram bernama Vendetta Dailly mengunggah rekaman singkat yang memperlihatkan sang idola di tengah desakan massa. Unggahan tersebut memicu diskusi hangat mengenai batasan privasi figur publik di dunia hiburan.
Dalam rekaman itu Jennie tampak berjalan menyusuri jalanan kota Paris sambil dikelilingi kerumunan besar. Sejumlah orang terus mendekat dan menghalangi langkahnya demi mendapat perhatian dari duta global Chanel tersebut.
Situasi yang semakin padat membuat manajer Jennie harus turun tangan menertibkan massa. Sang manajer menawarkan kesepakatan agar kerumunan bersedia membubarkan diri jika Jennie memberikan tanda tangan.
“Tolong biarkan kami sendiri setelah ini,” pinta sang manajer Senin (9/3/26).
Merespons desakan tiada henti itu Jennie pun ikut memohon pengertian dari orang di sekitarnya. Ia dengan sopan meminta agar diberikan sedikit ruang pribadi untuk menikmati agendanya hari itu.
“Bolehkah saya meminta waktu,” ucap Jennie.
Menguji Batasan Etika Penggemar
Meskipun merasa terdesak penyanyi tersebut tetap meluangkan waktu memberikan tanda tangannya. Namun beberapa orang justru melanggar kesepakatan dan kembali meminta lebih banyak waktu sang artis.
“Tolong tepati janji,” tegas Jennie.
Manajer akhirnya kembali menengahi kerumunan saat ada pihak yang meminta foto bersama. Peristiwa ini langsung membelah pendapat warganet di berbagai platform media sosial global.
Sebagian orang mengkritik sikap Jennie yang dinilai kurang menghargai penggemarnya sendiri. Sementara kelompok lain membela sang idola dan menyebut kerumunan tersebut mungkin saja berisi pemburu tanda tangan untuk dijual kembali.
Jennie sendiri terbang dari Bandara Internasional Incheon menuju Prancis pada awal bulan ini. Ia dijadwalkan hadir untuk peragaan busana musim gugur dan musim dingin merek Chanel.
Kondisi kerumunan yang tidak terkendali itu nyatanya sangat membebani pikiran sang artis. Ia secara terbuka mengakui bahwa tekanan dari kerumunan massa tersebut membuatnya merasa sangat terganggu.
“Sangat membuat stres,” keluh Jennie.






