Warna Epoxy Menguning atau Memudar? Ini 7 Penyebabnya

redaksi

TRIBUN KALTIMAda beberapa jenis cat lantai yang bisa digunakan untuk melapisi permukaan. Salah satunya adalah epoxy yang cukup populer untuk area industri, gudang, maupun garasi. Hunian juga bisa menggunakannya.

Epoxy dikenal memiliki daya tahan tinggi terhadap beban dan gesekan. Namun, cat ini bisa menguning karena sejumlah alasan. Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahuinya.

Faktor Penyebab Menguningnya Cat Lantai Epoxy

Epoxy memang mempunyai permukaan yang keras, padat, dan cenderung jernih. Namun, bukan berarti bahan tersebut bebas dari perubahan warna atau menguning. Ada sejumlah faktor penyebab hal ini terjadi, seperti:

  • Umur

Setiap material mempunyai umurnya sendiri-sendiri. Dengan kata lain, kualitasnya akan menurun seiring berjalannya waktu. Begitu pula epoxy yang bisa menguning karena penuaan.

Penuaan ini terjadi karena ikatan polimer di dalamnya mengalami oksidasi. Reaksi tersebut akan mengubah struktur molekul secara bertahap. Akibatnya, tampilannya akan berubah menjadi kuning gading atau kecoklatan.

Itulah mengapa proses pelapisan epoxy perlu dilakukan secara berkala sesuai umur material. Pada penggunaan standar, umumnya cat tersebut bisa diaplikasikan lagi setiap 5 hingga 10 tahun.

  • Paparan Sinar Ultraviolet

Salah satu penyebab utama menguningnya lantai epoxy adalah paparan sinar ultraviolet. Paparan ini akan semakin mempengaruhi perubahan warna bila cat lantai epoxy yang digunakan berjenis bisphenol A.

Pada pelapis tersebut, radiasi dari sinar ini akan memicu reaksi bernama fotodegradasi yang memutus rantai kimia. Selain perubahan warna, reaksi tersebut juga akan membuat lapisan menjadi lebih rapuh, berkapur, dan kusam.

Maka dari itu, sebisa mungkin lindungi area permukaan dari sinar ultraviolet langsung. Misalnya dengan memberi kanopi. Dengan demikian, tampilan tetap dapat terjaga dalam waktu lebih lama.

  • Paparan Bahan Kimia

Lantai pada area industri tertentu bisa terkena bahan kimia secara terus-menerus dalam jangka waktu lama. Misalnya adalah area produksi di pabrik makanan, cairan kimia, hingga industri otomotif.

Sayangnya, bahan kimia yang jatuh ke lantai dapat membuat epoxy menguning. Terlebih lagi jika bahan tersebut bersifat korosif, seperti amonia, bahan bakar, hingga gas emisi.

Zat tersebut akan bereaksi dengan struktur sehingga merusak pigmen warna. Selain itu, noda kekuningan yang permanen juga bisa muncul akibat penetrasi zat ke pori-pori. Maka dari itu, bahan kimia yang tumpah perlu segera dibersihkan.

  • Tanpa Top Coat

Secara umum, cat lantai epoxy tidak tahan terhadap sinar ultraviolet. Hal ini membuatnya mengalami perubahan warna jika terpapar oleh sinar ultraviolet dalam jangka waktu lama.

Oleh sebab itu, top coat seperti PU atau Polyurethane kerap diperlukan untuk melapisi epoxy setelah pengerjaan. Lapisan tersebut bertindak sebagai pelindung untuk memantulkan radiasi ultraviolet.

Dengan pelindung tersebut, proses perubahan warna dapat diperlambat secara signifikan. Jadi, Anda tidak perlu mengaplikasikan epoxy terlalu sering dalam jangka waktu dekat.

  • Suhu Tinggi Mesin atau Lingkungan

Epoxy kerap digunakan untuk melapisi area pabrik termasuk di dataran rendah karena daya tahan dan kekuatannya. Namun, kondisinya dapat berubah jika terkena suhu tinggi mesin atau lingkungan secara terus-menerus.

Panas dari kedua kondisi tersebut dapat mempercepat reaksi kimia oksidasi polimer. Itulah mengapa epoxy menjadi lebih cepat menguning. Perubahan ini akan semakin terasa di area dekat mesin panas.

Hal ini membuat epoxy perlu perlindungan lebih untuk menahannya. Salah satunya adalah menggunakan top coat. Dengan demikian, permukaan akan tetap terjaga tanpa harus mengganggu aktivitas pabrik.

  • Proses Aplikasi Kurang Tepat

Umumnya, epoxy terdiri lebih dari satu komponen, yakni resin dan hardener. Pencampurannya harus dilakukan secara akurat dengan memperhatikan rasio sesuai standar yang berlaku.

Bila terlalu banyak hardener, akan ada sisa bahan kimia yang tidak bereaksi sempurna. Sisa bahan tersebut sangat sensitif terhadap faktor lingkungan, seperti kelembapan dan udara.

Sensitivitas ini membuatnya mudah bereaksi dengan kondisi tersebut. Akibatnya, perubahan warna akan terjadi lebih cepat daripada seharusnya.

  • Kualitas Produk

Harga cat lantai yang murah memang sering membuat konsumen tergiur. Namun, Anda tak perlu buru-buru membelinya karena kualitasnya bisa berbeda daripada produk standar.

Epoxy terlalu murah kerap mengandung bahan pengisi yang tidak stabil. Akibatnya, bahan tersebut tidak mampu menahan sinar ultraviolet atau sangat reaktif terhadap oksigen. Ini membuatnya menguning lebih cepat bahkan sebelum digunakan.

Solusi Mencegah Perubahan Warna Dini

Berbagai penyebab perubahan warna di atas bisa diantisipasi dengan berbagai cara. Salah satunya adalah menggunakan epoxy berkualitas. Dengan demikian, proses penguningan dapat diperlambat.

Salah satu epoxy tersebut adalah Sikafloor®-263 SL HC yang sangat mudah mengisi atau mengalir. Aplikasinya juga mudah. Hasil akhirnya berupa permukaan anti selip yang mengkilap, kedap cairan, dan tahan terhadap beban mekanis serta bahan kimia.

Sikafloor®-374 CP SL juga tak kalah berkualitas karena tahan lama, kedap, serta tanpa sambungan. Kinerjanya pun tinggi, hemat biaya, serta mudah diaplikasikan. Meski memiliki lebih sedikit pelarut, resistansinya tergolong baik terhadap beban mekanis.

Terakhir, ada Sikafloor®-2530 W LP/GL yang tahan terhadap beban mekanis dan zat kimia. Bahan ini juga mudah diaplikasikan, diencerkan dengan air, dan bebas solvent. Hasilnya tidak berbau serta dapat menyerap air.

Sika sendiri sudah berpengalaman selama 115 tahun dalam menangani aneka proyek global, seperti Pabrik Semen Maerker di Jerman. Selain itu, Sika merupakan pencetus semen waterproofing pertama di Indonesia yang cocok untuk berbagai kebutuhan proyek.

Cat lantai dari Sika bisa mencegah perubahan warna terlalu cepat. Jadi, Anda tidak perlu khawatir untuk melapisi permukaan ulang dalam waktu dekat. Bila ada pertanyaan, silahkan hubungi tim profesional Sika sekarang!

Bagikan: