TRIBUN KALTIM – Masyarakat Indonesia membuktikan diri sebagai warga dunia yang memiliki kepedulian sosial paling tinggi pada Kamis (5/3/26). Posisi teratas sebagai negara paling dermawan kembali direnggut dalam laporan World Giving Index terbaru.
Catatan gemilang ini diperoleh melalui penilaian terhadap perilaku sosial yang dilakukan secara konsisten di tanah air. Kriteria utamanya meliputi kebiasaan berdonasi secara sukarela, keterlibatan aksi sosial, hingga kemauan membantu orang asing.
Ungguli Negara Maju dan Tetangga
Indonesia berhasil mengasapi negara-negara besar dalam daftar 20 besar dunia yang dirilis oleh badan filantropi global. Posisi kedua ditempati oleh Kenya dan diikuti oleh Singapura yang berada di urutan ketiga.
Negara maju seperti Amerika Serikat dan Australia terpantau berada jauh di bawah peringkat Indonesia dalam hal kedermawanan. Hal ini mempertegas bahwa keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang bagi masyarakat Indonesia untuk terus saling berbagi.
Kepala Eksekutif Charities Aid Foundation Neil Heslop menyatakan bahwa kedermawanan merupakan sifat mendasar manusia yang mampu menyatukan masyarakat di berbagai belahan bumi. Menurutnya keragaman negara yang memimpin indeks ini mencakup spektrum kekayaan dan perkembangan ekonomi yang sangat luas.
Neil menambahkan bahwa tindakan memberi sejatinya adalah tentang cara manusia membangun hubungan di lingkungan sekitar mereka. Kedermawanan masyarakat dunia tetap terlihat nyata meskipun harus menghadapi tantangan kemanusiaan yang terus berlanjut.
“Penelitian ini menunjukkan bagaimana orang-orang dari semua benua dan budaya tetap siap membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Neil Heslop.






