TRIBUN KALTIM – Gelombang protes dari pencinta drama Korea kini tengah mengarah pada serial terbaru produksi saluran televisi tvN. Proyek drama berjudul Filing for Love tersebut menuai kritik tajam karena salah satu adegannya dinilai telah melampaui batas kewajaran pada Senin (18/5/26).
Sorotan negatif ini muncul segera setelah penayangan episode ketiga dari serial yang mengusung tema dunia kerja tersebut. Penonton yang merasa tidak nyaman langsung meramaikan forum diskusi daring untuk melayangkan protes mereka kepada tim produksi.

Soroti Keamanan Protokol Kelas Seni
Keresahan publik dipicu oleh adegan yang melibatkan aktris pendatang baru Hong Hwa-yeon saat memerankan karakter Joo In-ah. Karakter wanita tersebut diceritakan memiliki aktivitas rahasia di luar jam kantor sebagai model tanpa busana untuk kelas melukis.
Alur cerita menjadi kontroversial ketika bawahan kantornya yang diperankan oleh Gong Myung mendadak masuk dan memergoki aksi tersebut. Penonton menilai visualisasi tersebut sangat tidak realistis karena mengabaikan prosedur ketat yang berlaku pada dunia seni lukis tubuh di dunia nyata.
Dalam kehidupan sehari-hari di Korea Selatan, studio gambar yang menggunakan model manusia selalu dijaga dengan tingkat privasi yang sangat tinggi. Kelalaian tim sutradara dalam menggambarkan situasi tersebut dinilai telah memberikan pemahaman yang keliru kepada masyarakat luas.
Kecewakan Ekspektasi Penonton Serial Komedi
Sebagian besar masyarakat menyayangkan keputusan pihak kreatif yang menyisipkan unsur aktivitas sensual di tengah cerita komedi romantis. Penempatan adegan tersebut dianggap tidak menambah estetika cerita dan justru merusak kenyamanan para penonton yang menyukai genre hiburan keluarga.
Melalui ulasan di media sosial, seorang pencinta serial Korea Selatan mengungkapkan pandangan kritisnya mengenai arah visualisasi dari proyek televisi tersebut. Pendapat itu langsung mendapat dukungan masif dari sesama pengguna internet yang merasakan kekecewaan serupa.
“Bagian penutup ini benar-benar membuat saya merasa sangat tidak nyaman dan terkesan seperti sebuah pelecehan terselubung,” kata seorang penonton.






