Alasan Mengapa Orang yang Sedang Kesal Hobi Beres-beres Rumah

Muflihah

TRIBUN KALTIM Aktivitas membersihkan rumah ternyata bukan sekadar rutinitas domestik biasa namun memiliki dampak besar bagi stabilitas emosional seseorang. Para ahli kesehatan mental mengungkapkan bahwa merapikan hunian dapat menjadi salah satu cara paling efektif untuk meredakan rasa marah dan frustrasi yang terpendam, Jumat (27/3/26).

Gerakan fisik saat menyapu atau mengelap meja secara psikologis mampu memberikan rasa kendali di tengah situasi hidup yang terasa kacau. Ketika seseorang merasa kewalahan dengan beban pikiran maka lingkungan sekitar yang rapi akan membantu otak untuk kembali fokus dan tenang.

Hubungan Kebersihan dan Hormon Kebahagiaan

Aktivitas membersihkan rumah dipercaya dapat menurunkan kadar kortisol atau hormon stres dalam tubuh secara signifikan. Saat melihat hasil pekerjaan yang bersih dan tertata maka otak akan melepaskan dopamin yang memberikan kepuasan instan bagi perasaan seseorang.

Fokus pada tugas tunggal seperti mencuci piring atau menata lemari baju bertindak sebagai bentuk meditasi bergerak yang menjauhkan pikiran dari sumber konflik. Hal ini membantu individu untuk memproses emosi negatif dengan cara yang lebih produktif daripada hanya memendamnya.

Para praktisi menyarankan agar seseorang mulai dari sudut ruangan yang terkecil agar tidak merasa terbebani oleh tumpukan pekerjaan rumah yang banyak. Keberhasilan menyelesaikan satu bagian kecil akan memicu semangat untuk menata bagian lainnya sehingga kejernihan pikiran bisa tercapai secara bertahap.

“Membersihkan lingkungan fisik sering kali merupakan langkah pertama yang paling nyata untuk membersihkan kekacauan mental yang kita alami,” ujar perwakilan ahli kesehatan mental

Bagikan: