TRIBUN KALTIM – Kota Samarinda tidak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan di Kalimantan Timur. Kota Tepian ini juga menyimpan kekayaan kuliner yang siap memanjakan lidah para pelancong, Sabtu (3/1/26).
Petualangan rasa di kota ini bisa dimulai dengan menikmati sepiring nasi kuning. Menu ini menjadi ikon sarapan warga lokal yang identik dengan lauk ikan haruan masak merah.
Selain itu terdapat soto banjar yang sangat populer meski berasal dari daerah tetangga. Kuah kaldu yang kaya rempah dan susu menjadikannya sajian yang pas dinikmati kapan saja.
Jangan lupakan juga mihun samarinda yang legendaris. Sajian mie putih ini memiliki cita rasa berbeda dengan tekstur yang lembut serta bumbu yang meresap sempurna.
Menu dengan Nama Unik
Bagi pencari sensasi rasa baru cobalah mencicipi ayam ganja. Namanya yang provokatif sebenarnya menggambarkan betapa lezat dan bikin ketagihan menu olahan ayam goreng bertabur bumbu gurih ini.
Ada pula kudapan tradisional bernama sanggar tiwadak atau gorengan buah cempedak. Makanan ini cukup langka dan biasanya hanya muncul marak saat musim buah cempedak tiba.
Untuk jajanan ringan pentol goreng menjadi primadona di pinggir jalan. Jajanan yang digoreng garing ini mudah ditemui di berbagai sudut kota dan disukai segala usia.
Penutup Manis dan Oleh-oleh
Setelah puas menyantap menu gurih saatnya beralih ke hidangan penutup pisang gapit. Pisang bakar yang dijepit ini disajikan dengan siraman saus gula merah dan santan kental yang manis.
Sebagai penutup perjalanan jangan lupa membeli amplang. Kerupuk ikan dengan rasa gurih yang khas ini adalah buah tangan wajib untuk dibawa pulang.
“Pastikan mencoba ragam kuliner ini agar kunjungan ke Samarinda makin berkesan,” bunyi rekomendasi panduan wisata lokal.






