TRIBUN KALTIM – Laporan terbaru Global Peace Index 2025 menunjukkan kondisi dunia yang semakin bising dengan ketegangan geopolitik. Meskipun konflik antarnegara mencapai titik tertinggi sejak Perang Dunia Kedua, sejumlah negara justru berhasil mempertahankan stabilitas dan keamanan yang luar biasa.
Institute for Economics and Peace merilis data yang memantau tingkat kedamaian melalui 23 indikator berbeda. Indikator tersebut mencakup tingkat pembunuhan, stabilitas politik, hingga keterlibatan dalam konflik eksternal dan belanja militer, Kamis (25/12/2025).
Islandia Tak Terbendung di Puncak
Islandia kembali mengukuhkan posisinya sebagai negara paling aman di dunia dan belum terkalahkan sejak tahun 2008. Tahun ini Islandia bahkan memperlebar jarak keunggulan dengan peningkatan skor kedamaian sebesar dua persen pada metrik keamanan utama.
Kekuatan utama negara ini terletak pada rendahnya angka kriminalitas dengan kekerasan serta ketegangan politik yang hampir tidak ada. Selain itu Islandia tercatat memiliki keterlibatan minimal dalam perselisihan internasional sehingga menjadikannya wilayah paling tenang di planet ini.
Oase Ketenangan di Eropa dan Asia
Irlandia menyusul di posisi kedua dengan skor tinggi berkat pengurangan militerisasi yang konsisten dan lingkungan sipil yang stabil. Negara ini dianggap memiliki persepsi kejahatan yang sangat rendah sehingga memberikan rasa aman yang tinggi bagi warga maupun pendatang.
Singapura menjadi satu-satunya perwakilan dari Asia yang berhasil menembus posisi sepuluh besar dunia. Meskipun memiliki anggaran militer per kapita yang tinggi, Singapura unggul dalam efisiensi penegakan hukum dan ketiadaan instabilitas internal yang berarti.
Daftar Lengkap Negara Paling Damai
Austria dan Selandia Baru juga tetap berada di jajaran elit negara paling aman karena kebijakan yang fokus pada urusan dalam negeri. Austria tetap mempertahankan netralitas konstitusionalnya sementara Selandia Baru menunjukkan kohesi masyarakat yang kuat serta penurunan dampak terorisme.
Negara lain yang melengkapi daftar sepuluh besar adalah Portugal, Denmark, Slovenia, dan Finlandia. Finlandia yang berada di peringkat terakhir dalam sepuluh besar menonjol karena tingkat kepercayaan publik yang tinggi terhadap institusi demokrasi dan sistem pendidikan yang tangguh.
Konflik berbasis negara saat ini telah meningkat ke titik tertinggi sejak Perang Dunia Kedua dan muncul tiga konflik baru dalam siklus ini. Banyak pemerintah bereaksi dengan memperluas militer dan memperketat perbatasan untuk menghadapi kemungkinan buruk di masa depan.
Namun sekelompok kecil negara ini justru bergerak ke arah yang berlawanan dengan berinvestasi pada ketenangan. Mereka bukan tempat yang sempurna tetapi mereka berhasil tetap damai secara konsisten selama hampir dua puluh tahun terakhir.






