TRIBUN KALTIM – JYP Entertainment memicu kehebohan di kalangan penggemar musik Korea setelah kedapatan mendaftarkan sejumlah merek dagang misterius di Kantor Kekayaan Intelektual Korea. Nama KIRAKLE menjadi perbincangan hangat karena diprediksi akan menjadi identitas bagi grup wanita terbaru yang sedang dipersiapkan oleh agensi raksasa tersebut, Jumat (1/5/26).
Langkah hukum ini mencakup empat nama berbeda yakni KIRAKLE, TIRUMICO, CAPPUSIA, dan CHERYSHA yang diajukan dalam versi bahasa Korea maupun Inggris. Penggemar memberikan perhatian khusus pada KIRAKLE karena terdaftar dalam Klasifikasi 41 yang merupakan kategori resmi untuk layanan hiburan serta grup musik idola.
Jejak Rekam Debut NMIXX
Munculnya spekulasi mengenai grup baru ini didasarkan pada pola pendaftaran merek dagang yang pernah diterapkan agensi saat akan meluncurkan NMIXX. Kala itu pihak perusahaan mengamankan nama NMIXX pada September 2021 sebelum grup tersebut akhirnya resmi diperkenalkan ke publik sekitar lima bulan setelahnya.
Para ahli industri memprediksi jika jadwal tersebut kembali berulang maka KIRAKLE kemungkinan besar akan melakukan debut resmi pada akhir 2025 atau awal 2026. Analisis ini diperkuat dengan posisi KIRAKLE sebagai satu-satunya nama dalam daftar terbaru yang memiliki klasifikasi khusus untuk sektor jasa artis.
Strategi Gurita Bisnis Agensi
Pendaftaran merek ini juga mengungkap ambisi perusahaan untuk semakin agresif menguasai pasar gaya hidup melalui berbagai lini produk baru. Beberapa nama seperti TIRUMICO dan CHERYSHA justru didaftarkan untuk kategori produk kecantikan serta perlengkapan alat tulis guna memperkuat ekosistem bisnis mereka.
Diversifikasi ini merupakan bagian dari upaya agensi untuk mengoptimalkan kekayaan intelektual mereka di luar aktivitas panggung para artis. Fenomena ini dianggap sebagai langkah matang dalam menjaga stabilitas pendapatan perusahaan melalui penjualan pernak-pernik dan barang kebutuhan gaya hidup penggemar.
“KIRAKLE menjadi kandidat paling potensial sebagai nama grup idol baru mengingat klasifikasi utamanya berada pada sektor jasa hiburan,” tulis AKP Staff.






