Kenali Exploding Head Syndrome, Gangguan Tidur Akibat Tekanan Mental dan Fisik

Muflihah

TRIBUN KALTIM – Pernahkah Anda merasa hampir tertidur lalu tiba-tiba tersentak karena mendengar suara dentuman keras? Padahal saat Anda terbangun, tidak ada benda jatuh atau bahaya apa pun di sekitar, Senin (5/1/26).

Anda ternyata tidak sendirian dalam mengalami kejadian membingungkan ini. Fenomena medis tersebut dikenal luas dengan nama Exploding Head Syndrome atau sindrom kepala meledak.

Penderita biasanya mendengar suara ledakan, tabrakan, atau benturan tepat saat fase transisi menuju tidur. Suara tersebut terdengar sangat nyata di dalam kepala meski tidak ada sumber suara dari luar.

Kondisi ini sering kali membuat seseorang terbangun dengan perasaan takut atau cemas. Namun secara fisik, sindrom ini tidak menimbulkan rasa sakit ataupun kerusakan pada tubuh.

Sinyal Tubuh Kelelahan

Gejala ini sebenarnya bisa menjadi peringatan penting mengenai kondisi mental dan fisik seseorang. Munculnya suara imajiner tersebut berkaitan erat dengan gaya hidup yang dijalani penderita.

Penelitian medis menunjukkan bahwa fenomena ini cukup umum terjadi di tengah masyarakat. Sekitar 14 persen orang diperkirakan akan mengembangkan kondisi ini selama masa hidup mereka.

Dokter Kunal Sood menjelaskan bahwa kondisi ini sering kali muncul sebagai respon alami tubuh. Ia menyoroti dua faktor utama yang menjadi penyebab paling umum dari gangguan tidur ini.

“Stres dan kelelahan muncul sebagai pemicu khas untuk kondisi ini,” ujar Dr Kunal Sood.

Bagikan: