TRIBUN KALTIM – Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang melepas keberangkatan 484 calon jemaah haji dengan pesan kemanusiaan yang mendalam. Ia secara khusus meminta seluruh jemaah untuk memperkuat kepedulian terhadap jemaah lanjut usia atau lansia selama menjalani ibadah di tanah suci pada Rabu (6/5/26).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan keselamatan seluruh tamu Allah asal Kaltara mengingat banyaknya tantangan fisik yang akan dihadapi. Gubernur berharap jemaah yang lebih muda dan sehat dapat menjadi pelindung bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik di tengah kerumunan jemaah dunia.
Solidaritas dan Keselamatan Jemaah
Zainal Arifin Paliwang menekankan bahwa kekompakan tim adalah kunci kesuksesan ibadah haji tahun ini agar tidak ada jemaah yang tertinggal atau mengalami kesulitan sendirian. Ia menginstruksikan para petugas haji dan ketua regu untuk lebih proaktif dalam memantau pergerakan para lansia di setiap tahapan ibadah.
Kesehatan fisik menjadi perhatian utama pemerintah provinsi karena kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang bisa sangat menguras stamina. Gubernur mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri dalam menjalankan ibadah sunnah jika hal tersebut justru membahayakan kondisi kesehatan secara keseluruhan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara juga telah menyiapkan skema pendampingan medis yang lebih intensif bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu. Pengawasan ini dilakukan sejak keberangkatan dari embarkasi hingga nantinya kembali lagi ke tanah air dengan selamat.
Ratusan jemaah yang berangkat tahun ini merupakan warga pilihan yang telah menantikan momen suci ini selama bertahun-tahun. Kebersamaan dalam satu rombongan diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga dari berbagai daerah di Kalimantan Utara.
Gubernur juga meminta agar jemaah senantiasa mendoakan kebaikan bagi daerah Kaltara agar selalu dalam perlindungan dan keberkahan. Pelepasan ini diakhiri dengan doa bersama yang diikuti dengan haru oleh seluruh calon jemaah dan tamu undangan yang hadir.
“Saya menitipkan jemaah lansia kepada bapak dan ibu sekalian agar mereka bisa menjalankan ibadah dengan nyaman,” ujar Zainal Arifin Paliwang.






