Peringati Hari Desa di Pulau Sapi, Kaltara Fokus Jadikan Desa Pusat Ekonomi

Muflihah

TRIBUN KALTIM – Peringatan Hari Desa Nasional tingkat Provinsi Kalimantan Utara berlangsung meriah di Desa Wisata Pulau Sapi. Gubernur Zainal A Paliwang menjadikan momen ini sebagai titik tolak penguatan ekonomi perdesaan.

Desa kini tidak boleh lagi dipandang sebelah mata dalam peta perekonomian daerah. Justru dari desalah perputaran roda ekonomi yang nyata harus dimulai.

Pemerintah provinsi berkomitmen mengubah wajah desa menjadi pusat pertumbuhan baru. Potensi lokal harus digarap serius agar memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan warga.

Kabupaten Malinau dinilai berhasil menerjemahkan visi tersebut dengan sangat baik. Wilayah ini sukses menghapus status desa tertinggal dan memajukan sektor unggulan mereka.

Keberhasilan Malinau menjadi bukti bahwa kemandirian ekonomi desa bukan hal mustahil. Desa Pulau Sapi sendiri hadir sebagai contoh nyata pengelolaan potensi wisata berbasis budaya.

Gubernur mendorong seluruh desa di Kaltara untuk meniru semangat kemandirian ini. Setiap desa wajib menemukan dan mengembangkan potensi uniknya masing-masing.

Dukungan Sektor Riil

Keseriusan pemerintah terlihat dari rangkaian acara yang tidak hanya bersifat seremonial. Gubernur menyempatkan diri meninjau langsung stan pameran produk lokal.

Berbagai produk UMKM hasil karya masyarakat desa dipamerkan dengan bangga. Hal ini menunjukkan geliat ekonomi kreatif yang mulai tumbuh subur di tingkat tapak.

Selain itu dilakukan pula penyerahan bantuan bibit tanaman bagi para petani. Bantuan ini merupakan stimulus agar ketahanan pangan desa semakin kokoh.

Zainal menegaskan bahwa desa adalah garda terdepan pembangunan bangsa. Paradigma lama yang menempatkan desa sebagai objek pasif harus segera ditinggalkan.

“Paradigma desa sebagai objek harus kita tinggalkan karena desa adalah subjek yang menjadi ujung tombak pembangunan bangsa,” kata Gubernur Zainal A Paliwang, Rabu (28/1/26).

Bagikan: