Alami Kejadian Mencekam, Nichkhun 2PM Ungkap Aksi Penguntitan di Media Sosial

Muflihah

TRIBUN KALTIM Personel grup idola 2PM Nichkhun membagikan pengalaman traumatis yang menimpanya melalui unggahan di Instagram Story pribadinya. Ia menceritakan momen saat dirinya dibuntuti dan dilecehkan oleh seorang wanita yang mengaku sebagai penggemar pada Sabtu (14/3/26).

Insiden tersebut bermula saat Nichkhun menyadari ada seseorang yang mengikutinya saat ia dalam perjalanan menuju rumah pada larut malam. Wanita tersebut membuntutinya selama kurang lebih 30 menit sambil terus berteriak dan memaki dalam bahasa Mandarin.

Kronologi Penyelamatan ke Kantor Polisi

Nichkhun merasa sangat terancam dan memutuskan untuk tidak langsung masuk ke dalam rumah demi menjaga kerahasiaan lokasinya. Ia memilih berjalan kaki menuju kantor polisi terdekat untuk mendapatkan perlindungan dari petugas yang berjaga.

Petugas kepolisian kemudian turun tangan untuk menghentikan aksi wanita tersebut agar tidak terus mengekor. Meski pelaku sudah diamankan sementara Nichkhun tetap merasa tidak aman untuk pulang sendirian karena khawatir pelaku akan menunggu di sekitar area rumah.

Kekhawatiran itu membuat Nichkhun akhirnya dievakuasi dan diantar pulang menggunakan mobil patroli polisi. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada lagi upaya penguntitan yang membahayakan nyawanya maupun privasi kediamannya.

Idol kelahiran Thailand ini menyatakan telah mengetahui identitas pelaku dan siap membawa kasus ini ke ranah hukum. Ia menyebut ada tindakan penyerangan fisik yang dilakukan wanita itu saat insiden berlangsung.

Ketegasan Mengenai Privasi Artis

Nichkhun berpesan agar oknum tersebut tidak lagi muncul di lingkungan rumahnya atau menghadiri jadwal kegiatannya di masa depan. Ia mengaku sangat marah atas pelanggaran privasi yang sangat serius ini.

Bagi Nichkhun sebagian besar penggemar adalah orang-orang yang menghormati batasannya sebagai manusia biasa di luar panggung. Namun ia tidak segan memberikan peringatan keras bagi siapa pun yang bertindak kriminal dengan dalih sebagai penggemar.

“Siapa pun yang tidak menghormati batasan privasi saya maka tidak bisa dianggap sebagai penggemar,” ujar Nichkhun.

“Saya membagikan ini dalam keadaan marah karena merasa perlu memperjelas sikap saya atas kejadian ini,” tutup dia.

Bagikan: