TRIBUN KALTIM – Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang secara resmi meresmikan penggunaan Lapangan Tenis Ahmad Yani yang telah selesai menjalani proses rehabilitasi total. Fasilitas olahraga yang terletak di Tanjung Selor tersebut kini tampil dengan wajah baru yang jauh lebih representatif bagi para atlet.
Kehadiran fasilitas yang lebih modern ini diharapkan mampu memicu semangat para pecinta olahraga tenis di Bumi Benuanta untuk lebih giat berlatih. Prosesi peresmian ini dilakukan bersamaan dengan pembukaan turnamen tenis lapangan Piala Gubernur Kaltara pada Minggu (03/05/26).
Komitmen Pemprov Kaltara Benahi Infrastruktur Olahraga
Gubernur menjelaskan bahwa perbaikan lapangan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan prestasi olahraga. Dengan kondisi lapangan yang kini memenuhi standar dia optimis akan lahir atlet tenis berbakat dari Kalimantan Utara yang mampu bersaing di kancah nasional.
Selain perbaikan lantai lapangan pemerintah juga menambahkan fasilitas lampu penerangan agar aktivitas olahraga bisa tetap dilakukan pada malam hari. Hal ini dinilai sebagai langkah penting untuk memaksimalkan penggunaan aset daerah demi kepentingan masyarakat luas dan para atlet profesional.
Zainal menekankan bahwa ketersediaan sarana prasarana yang memadai adalah syarat mutlak dalam mencetak bibit bibit unggul di bidang olahraga. Dia berharap pengurus Persatuan Tenis Seluruh Indonesia wilayah Kaltara dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk melakukan pembinaan secara berkelanjutan.
“Kita harapkan lapangan ini dapat melahirkan atlet tenis yang bisa mengharumkan nama Kalimantan Utara,” ujar Zainal.
Setelah diresmikan pengelolaan lapangan tenis ini nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan agar perawatan tetap terjaga. Gubernur berpesan agar aset yang telah dipercantik dengan anggaran daerah tersebut dapat dipelihara dengan sebaik mungkin oleh semua pihak yang menggunakan.
Beliau juga secara simbolis melakukan pemukulan bola pertama sebagai tanda dimulainya turnamen yang diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten dan kota. Ajang ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga tenis lapangan di wilayah provinsi termuda di Indonesia ini.
“Saya berpesan agar fasilitas ini dijaga dengan baik sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pungkas dia.






