Nilai Tukar Rupiah Melemah, Tembus Rp17.529 Per Dolar Amerika

Muflihah

TRIBUN KALTIM Nilai tukar mata uang Rupiah kembali menunjukkan tren negatif dalam perdagangan pasar valuta asing. Berdasarkan data pasar pada Kamis (14/5/26), posisi mata uang Garuda terpantau merosot hingga menyentuh angka Rp17.529 per Dolar Amerika Serikat.

Pelemahan ini terjadi di tengah fluktuasi pasar global yang cukup dinamis menjelang akhir pekan. Angka tersebut tercatat pada pukul 14.57 UTC, yang menunjukkan adanya tekanan besar terhadap mata uang domestik dibandingkan pada sesi pembukaan perdagangan.

“Nilai tukar berada di posisi Rp17.529 per Dolar AS pada pemantauan sore ini,” ujar analis pasar uang dalam laporannya.

Faktor Pemicu Pelemahan Mata Uang

Kondisi merosotnya nilai tukar ini diduga kuat akibat sentimen negatif yang berkembang di pasar internasional. Para investor terpantau lebih memilih aset yang dinilai lebih aman dalam denominasi Dolar AS dibandingkan mata uang negara berkembang.

Situasi tersebut membuat posisi Rupiah terus terdesak hingga melampaui level psikologis yang cukup tinggi. Para pelaku ekonomi saat ini tengah mencermati pergerakan pasar untuk melihat potensi pemulihan atau intervensi yang mungkin dilakukan guna menstabilkan nilai tukar.

“Rupiah mengalami tekanan yang cukup dalam akibat dinamika pasar valuta asing internasional,” jelas dia.

Bagikan: