TRIBUN KALTIM – Kabar duka menyelimuti klub Liga Premier Inggris, Aston Villa. Mantan gelandang serang mereka, Allan Baker, dilaporkan meninggal dunia pada usia 81 tahun.
Pihak klub menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sosok yang pernah menjadi bagian penting sejarah tim di era 1960-an tersebut.
“Aston Villa sangat sedih mendengar meninggalnya mantan pemain Allan Baker. Pikiran semua orang di klub tertuju pada keluarga dan teman-teman Allan di masa sulit ini,” tulis pernyataan resmi klub.
Lahir di Tipton pada Juni 1944, Baker bergabung dengan Villa pada tahun 1959 setelah sebelumnya menjadi pemain timnas pelajar Inggris. Ia dikenal luas sebagai salah satu anggota kunci dari skuad muda yang dijuluki “Mercer’s Minors”.
Julukan tersebut merujuk pada kebijakan manajer legendaris Joe Mercer kala itu yang berani memberikan kepercayaan penuh kepada para pemain muda berbakat untuk mengisi tim utama.
Finalis Piala Liga 1963
Baker melakoni debut tim utamanya di usia yang sangat belia, yakni 17 tahun, saat Villa bermain imbang 1-1 melawan Fulham pada April 1961. Selama berseragam The Villans, ia mencatatkan total 110 penampilan dan menyumbangkan 17 gol.
Salah satu kontribusi terbesarnya terjadi pada musim 1962-63. Baker tampil di setiap putaran Piala Liga Inggris dan sukses mengantarkan Aston Villa menembus babak final untuk kedua kalinya dalam tiga musim. Sayangnya, di partai puncak mereka harus mengakui keunggulan Birmingham City dengan agregat 3-1.
Selain itu, Baker juga memiliki tempat unik dalam sejarah penyiaran sepak bola. Dua gol yang ia cetak saat Villa mengalahkan Arsenal 3-1 pada Desember 1964 disiarkan dalam salah satu episode awal program legendaris Match of the Day, yang sekaligus menjadi debut penampilan Villa di acara tersebut.
Baker memainkan laga terakhirnya untuk Villa melawan Manchester United pada Mei 1966 sebelum pindah ke Walsall. Namun, karier sepak bolanya harus berakhir dini secara tragis pada usia 26 tahun akibat cedera lutut serius.
Selamat jalan, Allan Baker.






