TRIBUN KALTIM – Wolverhampton Wanderers harus menelan pil pahit kekalahan di markas Crystal Palace pada lanjutan Liga Inggris hari Minggu (22/2/26). Skuad asuhan Rob Edwards takluk akibat kesalahan fatal yang mereka lakukan sendiri di Stadion Selhurst Park.
Tim tamu sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan sejak peluit babak pertama dibunyikan. Namun rentetan kesialan mulai dari kegagalan penalti hingga kartu merah membuat mereka pulang dengan tangan hampa.
Petaka Penalti dan Kartu Merah
Peluang emas untuk unggul lebih dulu didapat tim tamu menjelang akhir babak pertama. Mateus Mane dijatuhkan oleh Adam Wharton di dalam area terlarang sehingga wasit langsung menunjuk titik putih.
Eksekusi tendangan penalti Tolu Arokodare sayangnya terlampau lemah dan mudah dibaca oleh kiper lawan. Dean Henderson dengan sigap merebahkan diri ke arah kiri untuk mengamankan gawang tuan rumah dari kebobolan.
Memasuki paruh kedua situasi semakin memburuk bagi tim tamu akibat ulah ceroboh pemainnya sendiri. Ladislav Krejci terpaksa mandi lebih cepat setelah menerima hukuman kartu kuning kedua hanya karena membuang bola secara sengaja.
Hukuman di Penghujung Laga
Bermain dengan sepuluh orang membuat tim tamu mulai kewalahan meladeni tekanan penguasaan bola tuan rumah. Meski begitu barisan pertahanan mereka sempat tampil solid untuk menggagalkan sejumlah peluang lawan.
Hukuman sesungguhnya baru tiba tepat pada menit kesembilan puluh melalui aksi gemilang pemain pengganti Evan Guessand. Ia berhasil lolos dari pengawalan untuk menyambar umpan silang mendatar dan menaklukkan penjaga gawang Jose Sa di tiang dekat.
Serangan terakhir dari kubu Wolves sempat mengancam gawang pada masa tambahan waktu namun berhasil diblokir oleh barisan pertahanan. Kesuksesan meredam gempuran akhir tersebut memastikan tim tuan rumah berhak atas kemenangan krusial.
“Palace bertahan untuk seluruh tiga poin,” tutupnya.






