Daftar Lokasi Dan Komoditas Dalam Gerakan Pangan Murah Pemprov Kaltara

Muflihah

TRIBUN KALTIM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara resmi merilis daftar sebaran lokasi dan jenis bahan pokok dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM). Langkah ini dilakukan untuk mempermudah akses masyarakat mendapatkan sembako murah menjelang Ramadhan pada Sabtu (14/02/26).

Titik pelaksanaan pasar murah ini tersebar di beberapa kabupaten dan kota untuk memastikan pemerataan bantuan pangan bagi seluruh warga. Masyarakat diimbau untuk mendatangi lokasi terdekat guna mendapatkan komoditas penting dengan harga yang sangat bersahabat.

Lokasi Strategis di Lima Daerah

Pemerintah memusatkan kegiatan ini pada titik keramaian seperti Lapangan Agathis di Tanjung Selor dan beberapa kantor camat di Tarakan. Lokasi lainnya mencakup area perbatasan di Nunukan serta pusat keramaian di Malinau dan Tana Tidung agar jangkauan pelayanan lebih luas.

Pemilihan lokasi difokuskan pada pusat pemukiman penduduk dan titik yang mudah dijangkau oleh transportasi umum. Strategi ini diharapkan mampu meredam gejolak harga pangan yang biasanya merangkak naik saat memasuki bulan suci bagi seluruh warga di provinsi termuda ini.

Seorang perwakilan pemerintah menjelaskan bahwa rincian lokasi sengaja disosialisasikan lebih awal agar tidak terjadi penumpukan warga di satu titik saja. Ia menekankan bahwa ketersediaan stok di setiap lokasi telah disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masyarakat setempat.

“Daftar lokasi ini mencakup area strategis agar masyarakat tidak perlu menempuh jarak jauh untuk membeli kebutuhan pokok,” ujar pejabat tersebut.

Komoditas Utama Harga Terjangkau

Jenis bahan pangan yang disediakan dalam program ini meliputi beras stabilisasi pasokan dan harga pangan atau SPHP serta minyak goreng merk Minyakita. Selain itu pemerintah juga menyediakan stok gula pasir, telur ayam, hingga daging beku yang menjadi kebutuhan utama warga.

Warga diingatkan untuk membawa kantong belanja sendiri dan datang sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk menjaga ketertiban di lapangan. Program ini akan terus dievaluasi secara berkala guna memastikan target sasaran yakni masyarakat berpenghasilan rendah dapat terlayani dengan maksimal.

Pihak penyelenggara menyatakan bahwa komoditas yang paling banyak disiapkan adalah beras dan minyak goreng karena permintaannya paling tinggi di pasar. Pihaknya berjanji akan terus menambah suplai jika ditemukan kekurangan stok di lokasi tertentu selama kegiatan berlangsung.

“Kami telah memetakan daftar komoditas yang paling dibutuhkan sehingga warga dipastikan mendapatkan barang yang mereka cari,” tegas perwakilan pemerintah tersebut.

Bagikan: