Diogo Dalot Jadi Mentor Kunci Adaptasi Benjamin Sesko di Manchester United

Hasyimy

TRIBUN KALTIM – Benjamin Sesko mengakui peran besar Diogo Dalot dalam membantunya beradaptasi dengan kehidupan di Manchester United. Keduanya tampak sangat akrab di pusat latihan Carrington sejak kedatangan Sesko dari RB Leipzig Agustus lalu.

Dalot kini tercatat sebagai pemain dengan masa bakti terlama kedua di skuad saat ini setelah Luke Shaw. Bek asal Portugal itu telah memantapkan dirinya sebagai figur senior dalam beberapa musim terakhir.

Sesko yang terpaut usia empat tahun lebih muda merasa rekannya itu menularkan pengetahuan berharga. Dalot membagikan pengalaman masa mudanya saat pertama kali mendarat di Manchester sebagai remaja.

Refleksi Masa Lalu

Pemain tim nasional Slovenia itu menyebut lingkungan barunya sebagai dunia yang berbeda. Namun kehadiran Dalot sejak awal membuatnya merasa sangat terbantu dalam segala hal.

Ia merasa beruntung memiliki rekan yang peduli dan mau berbagi pengalaman. Dalam wawancara di podcast Inside Carrington pada Selasa (17/2/26) ia mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Saya sangat berterima kasih karena dia hadir dan melihat dirinya yang lebih muda ada dalam diri saya,” ungkap Sesko.

Kekompakan Tim Carrick

Dalot bukan satu-satunya pengaruh positif di ruang ganti Setan Merah. Sesko menekankan betapa eratnya hubungan antar pemain di skuad asuhan Michael Carrick saat ini.

Kekompakan itu mulai membuahkan hasil manis di atas lapangan hijau. Ketajaman Sesko yang mencetak lima gol sejak pergantian tahun bertepatan dengan peningkatan performa tim.

Semua pemain memiliki cara masing-masing dalam membangun kebersamaan tim. Hal ini berdampak langsung pada permainan kolektif mereka saat bertanding.

“Jelas mereka melakukannya dengan cara yang berbeda tetapi kami selalu berusaha mencari cara untuk melakukannya sebagai satu kelompok bersama-sama,” tutupnya.

Bagikan: