TRIBUN KALTIM – Gubernur Kalimantan Utara memaparkan laporan capaian kinerja pemerintah daerah yang menunjukkan lonjakan signifikan pada berbagai sektor ekonomi utama.
Penyampaian dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025 tersebut berlangsung di hadapan jajaran pimpinan dan anggota DPRD pada Senin (30/3/26).
Lonjakan Indikator Ekonomi Makro
Gubernur mengklaim bahwa pertumbuhan ekonomi daerah berhasil melampaui target yang ditetapkan di tengah ketidakpastian kondisi global saat ini.
Peningkatan realisasi investasi dan penguatan sektor industri pengolahan menjadi motor utama penggerak roda perekonomian di wilayah paling utara Indonesia tersebut.
Data menunjukkan angka kemiskinan dan pengangguran terus ditekan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang tepat sasaran.
“Indikator ekonomi makro menunjukkan tren kenaikan yang sangat kuat dan menjadi bukti kerja nyata kita bersama,” tegas Gubernur.
Fokus Penguatan Infrastruktur Daerah
Pemerintah terus memacu pembangunan infrastruktur strategis guna membuka isolasi wilayah di daerah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Utara.
Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan dampak domino bagi peningkatan pendapatan per kapita dan daya beli masyarakat luas.
Gubernur menegaskan bahwa transparansi anggaran tetap menjadi prioritas utama agar seluruh program pembangunan dapat dipertanggungjawabkan secara publik.
“Kami menyadari masih banyak tantangan tetapi fondasi ekonomi yang kita bangun sudah sangat kokoh untuk masa depan,” kata Gubernur.
“Capaian positif ini harus terus kita jaga dengan kolaborasi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif,” tutup beliau.






