TRIBUN KALTIM – Skuad Fulham sukses mengukir sejarah manis usai menumbangkan perlawanan Tottenham Hotspur dengan skor 2-1 dalam laga Derby London yang mendebarkan di Craven Cottage pada Minggu lalu. Kemenangan krusial ini sekaligus mengakhiri penantian panjang publik tuan rumah selama lebih dari dua dekade.

Raihan tiga poin di hadapan pendukung sendiri ini memastikan pasukan Marco Silva mencatatkan league double atau kemenangan ganda (kandang dan tandang) atas Spurs dalam satu musim Liga Inggris. Prestasi langka ini terakhir kali mampu ditorehkan oleh kubu The Cottagers lebih dari 22 tahun yang lalu.
Tuan rumah langsung menggebrak sejak menit awal. Berawal dari umpan silang Oscar Bobb—yang melakoni debut penuhnya di Liga Inggris—bola yang sempat mengenai kepala Conor Gallagher sukses disambar dengan tendangan voli keras oleh Harry Wilson pada menit ketujuh. Uniknya, Wilson juga merupakan pencetak gol cepat saat Fulham mempermalukan Spurs di London Utara pada pertemuan pertama musim ini.
Dominasi Fulham semakin tak terbendung ketika Alex Iwobi menggandakan keunggulan lewat sebuah proses gol yang sangat indah. Melakukan umpan satu-dua dengan Wilson, Iwobi melepaskan tembakan terukur dari luar kotak penalti yang membentur tiang sebelum akhirnya menggetarkan jala gawang Guglielmo Vicario.
Perlawanan Telat Sang Tamu

Tertinggal dua gol di babak pertama membuat Tottenham Hotspur mencoba merombak taktik usai turun minum. Namun, solidnya lini pertahanan tuan rumah yang dikawal Issa Diop dan Calvin Bassey membuat barisan penyerang Spurs frustrasi. Tercatat, Fulham tampil lebih dominan dengan melepaskan total 18 tembakan berbanding 13 milik tim tamu.
Angin segar bagi skuad tamu baru berhembus setelah Richarlison masuk dari bangku cadangan. Penyerang asal Brasil tersebut sukses memperkecil ketertinggalan lewat sundulannya yang memanfaatkan umpan silang Archie Gray, membuat sisa pertandingan berjalan dengan tensi sangat tinggi.
Meski Spurs terus mengurung pertahanan tuan rumah di penghujung laga, termasuk lewat ancaman dari Pape Matar Sarr, Fulham tampil disiplin untuk mempertahankan skor 2-1 hingga tambahan waktu enam menit berakhir. Kemenangan ini memastikan Fulham meraup poin penuh secara beruntun di kancah Liga Inggris.






