Kritik Keras Elon Musk: Bill Gates Punya 80 Miliar Dolar, Kenapa Minta Uang Pajak?

Muflihah

TRIBUN KALTIM – Perseteruan antara dua miliarder teknologi dunia kembali memanas. Elon Musk melontarkan kritik pedas terhadap pendiri Microsoft Bill Gates terkait pendanaan bantuan asing.

Dilansir dari The Times of India, Musk menyoroti kekayaan yayasan milik Gates yang dinilai sangat besar. Ia mempertanyakan alasan Gates masih menuntut dana dari pajak rakyat Amerika Serikat untuk program kemanusiaan.

Musk merespons sebuah unggahan di media sosial X yang membahas narasi kematian akibat pemangkasan dana United States Agency for International Development atau USAID. Ia menilai narasi tersebut tidak benar dan menuding Gates menyebarkan kebohongan.

Bos Tesla itu menegaskan bahwa Gates memiliki dana yayasan lebih dari 80 miliar dolar AS. Menurut Musk uang sebanyak itu seharusnya bisa digunakan dengan mudah untuk menyelamatkan nyawa tanpa membebani orang lain.

“Bill Gates menyebarkan kebohongan ini padahal memiliki lebih dari 80 miliar dolar di LSM miliknya yang dapat dengan mudah ia belanjakan untuk menyelamatkan nyawa yang diklaim hilang itu Senin (29/12/2025).”

Menolak Bebani Warga Pekerja

Musk sepakat dengan pendapat bahwa warga kelas pekerja Amerika tidak memiliki kewajiban moral mendanai pertumbuhan populasi di negara lain. Ia menantang para miliarder sayap kiri untuk menutupi kekurangan dana tersebut jika memang peduli.

Sebelumnya Gates sempat mengkritik langkah Musk yang memimpin departemen efisiensi pemerintah atau DOGE. Langkah penghematan anggaran asing oleh Musk dinilai Gates membahayakan anak-anak miskin di dunia.

Gates mengkhawatirkan lonjakan kasus campak hingga HIV akibat kebijakan tersebut. Ia bahkan menyebut Musk sedang membunuh anak-anak termiskin di dunia melalui pemangkasan bantuan.

“Gambaran orang terkaya di dunia membunuh anak-anak termiskin di dunia bukanlah hal yang indah.”

Tudingan Motif Keuangan

Konflik ini bermula saat badan efisiensi pimpinan Musk menutup aliran dana ke USAID pada Februari lalu. Lembaga bantuan itu bahkan disebut Musk sebagai organisasi kriminal yang sudah waktunya dibubarkan.

Musk menilai kemarahan Gates bukan semata karena alasan kemanusiaan. Ia meyakini ada motif aliran dana pemerintah yang terhenti ke organisasi milik Gates.

“Alasan sebenarnya Bill Gates tidak senang adalah karena organisasinya tidak lagi mendapatkan miliaran uang pembayar pajak AS.”

Bagikan: