Pembangunan Jembatan Garuda Wujudkan Asa Baru Warga Desa Pampang

Hasyimy

TRIBUN KALTIM – Bertahun-tahun didera kendala akses transportasi, senyum lega kini akhirnya terpancar dari wajah masyarakat Desa Budaya Pampang, Kecamatan Samarinda Utara. Harapan mereka untuk terbebas dari keterisolasian wilayah mulai terwujud nyata pada Selasa (31/3/26).

Pemerintah pusat melalui karya bakti TNI Angkatan Darat resmi memulai proyek Program Jembatan Perintis Garuda di wilayah tersebut. Peletakan batu pertama ini menjadi jawaban atas penantian panjang warga yang mendambakan kelancaran mobilitas sehari-hari.

Akhiri Kesulitan Mobilitas Warga

Keberadaan jembatan ini dinilai sangat krusial bagi denyut nadi kehidupan masyarakat adat setempat. Selama ini, keterbatasan akses kerap menjadi batu sandungan bagi warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pertanian, hingga urusan pendidikan anak-anak mereka.

Kepala Adat Budaya Pampang Esran Palan yang mewakili suara masyarakat setempat tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyambut antusias langkah nyata negara yang hadir langsung menyentuh daerah pinggiran.

“Kami masyarakat sangat bersyukur dan siap mendukung program seperti ini agar terus berlanjut di wilayah Samarinda,” ucap Esran dengan penuh haru.

Sinergi Buka Akses Wilayah

Proyek infrastruktur ini merupakan bagian dari inisiatif besar Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pembangunan tujuh ribu jembatan di seluruh pelosok negeri. Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul yang memimpin langsung peletakan batu pertama menegaskan komitmen institusinya dalam mengawal program ini.

Untuk tahap awal di Kota Tepian, jajaran TNI AD langsung mengeksekusi pembangunan di tiga titik krusial. Selain Desa Pampang, pemerataan akses ini juga menyasar kawasan Desa Handil Bakti di Palaran dan wilayah Sempaja.

“Saya berpesan kepada seluruh prajurit yang bertugas agar bekerja maksimal. Saya juga mengimbau kepada pemerintah kecamatan, kelurahan, serta masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan pembangunan ini,” tegas Anggara.

Sinergi lintas elemen ini diharapkan mampu mempercepat tuntasnya pembangunan jembatan, sehingga warga bisa segera menikmati akses jalan yang aman demi menunjang kesejahteraan sosial dan ekonomi mereka.

Bagikan: