Laga Krusial di GBLA Persib Larang Keras Suporter Bali United Datang Tiket Nekat Pasti Hangus

Hasyimy

TRIBUN KALTIM – Menjelang pertarungan sengit antara Persib Bandung melawan Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (12/4/26) mendatang, panitia pelaksana menerapkan prosedur keamanan tingkat tinggi. Langkah tegas ini diambil demi mematuhi regulasi kompetisi sekaligus menghindari ancaman sanksi berat dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Fokus utama pengamanan kali ini adalah penegakan larangan kehadiran suporter tamu. Head of Communication PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap Regulasi Liga 1 2025/26 Pasal 5 Ayat 7 adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

Sweeping Berlapis dan Tiket Hangus

Pelanggaran terhadap aturan kedatangan suporter tamu tidak hanya memicu denda finansial yang besar, tetapi juga berpotensi merusak reputasi kedua klub yang bertanding. Oleh karena itu, panitia pelaksana tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi pendukung tim tamu yang nekat hadir ke stadion.

Sebagai langkah preventif, petugas keamanan telah menyiapkan skema pemeriksaan ketat di setiap ring pengamanan menuju area GBLA. Petugas akan melakukan penyisiran dan memastikan tidak ada satu pun atribut maupun pendukung Bali United yang berhasil lolos masuk ke area tribun.

“Kami tidak ingin ada pihak yang dirugikan, baik itu PERSIB maupun tim tamu. Oleh karena itu, aturan pelarangan suporter tamu ini harus benar-benar dijalankan dengan disiplin,” tegas Adhi.

Lebih lanjut, Adhi memperingatkan bahwa suporter tamu yang kedapatan berada di lokasi akan langsung dipulangkan demi menjaga kondusivitas. Tidak hanya itu, tiket pertandingan yang telanjur dibeli oleh pendukung lawan dipastikan akan hangus. Pihak panitia sama sekali tidak menyediakan mekanisme pengembalian dana (refund).

Imbauan untuk Bobotoh

Manajemen Persib meminta pengertian penuh dari pendukung Bali United untuk tidak memaksakan diri berangkat ke Bandung. Memberikan dukungan dari rumah dinilai sebagai langkah paling bijak demi menjaga keamanan dan mematuhi regulasi. “Ini demi kebaikan bersama dan masa depan sepak bola kita,” tambah Adhi.

Di sisi lain, pesan khusus juga disampaikan kepada barisan Bobotoh. Adhi mengingatkan agar pendukung setia Maung Bandung tersebut tetap menjaga ketertiban selama jalannya laga.

Ia juga menekankan pentingnya membeli tiket hanya melalui jalur resmi, yakni PERSIB Apps. Penggunaan tiket resmi ini merupakan bagian vital dari sistem keamanan terpadu yang diterapkan klub untuk menyukseskan laga besar di akhir pekan nanti.

Bagikan: