BENUANTA – Masa depan karier Gerard Martin di Barcelona mungkin belum bisa diprediksi sepenuhnya. Namun satu hal yang pasti adalah pemain bernomor punggung 18 ini telah menjalani tahun 2025 yang luar biasa bersama klub asal Catalan tersebut.
Martin memulai tahun dengan proses adaptasi yang tidak mudah. Ia perlahan membuktikan diri sebagai bek yang bisa diandalkan di berbagai posisi berbeda, Sabtu (27/12/2025).
Data statistik menunjukkan betapa vital peran Martin sepanjang tahun ini tanpa perlu analisis yang terlalu mendalam. Ia tercatat telah bermain selama 2.416 menit dalam total 51 pertandingan di semua kompetisi.
Jumlah penampilan tersebut sangat mengejutkan karena hanya terpaut enam laga lebih sedikit dari Eric Garcia. Garcia sendiri tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di skuad asuhan Hansi Flick saat ini.
Kontribusi Martin tidak hanya terbatas pada tugas bertahan semata. Ia mencatatkan lima keterlibatan gol meskipun hal tersebut bukan tugas utamanya dalam skema permainan Flick.
Satu gol berhasil ia sarangkan pada 2 Maret lalu saat kemenangan telak 4-0 melawan Real Sociedad. Itu menjadi satu-satunya golnya hingga saat ini namun ia melengkapinya dengan torehan empat assist sepanjang 2025.
Titik Balik di Milan

Dua dari empat assist tersebut terjadi pada momen yang sangat krusial di semifinal Liga Champions melawan Inter Milan. Kontribusinya membantu tim bangkit dari ketertinggalan 2-0 di kandang lawan.
Hasil akhir laga itu memang tidak sesuai harapan tim. Namun pertandingan tersebut memberikan dampak signifikan pada karier Martin yang semakin mendapat kepercayaan dalam rencana Flick.
Martin awalnya hanya digunakan sebagai solusi darurat ketika Alejandro Balde terkena skorsing atau cedera. Perannya kemudian berevolusi menjadi bek tengah dalam beberapa bulan terakhir kompetisi.
Posisi bek tengah sebenarnya bukan hal baru baginya sejak masa pembinaan pemain muda. Pergeseran posisi ini justru menjadi landasan pacu bagi kariernya di level tertinggi sepak bola profesional.
Raja Duel Udara
Ia tercatat menjadi starter dalam tujuh dari sembilan pertandingan terakhir tahun kalender ini. Martin berduet dengan Pau Cubarsi di jantung pertahanan dalam setiap kesempatan tersebut.
Penampilannya terus membaik baik saat bermain sebagai fullback maupun bek tengah. Tahun 2025 ditutup dengan catatan statistik yang menempatkannya di jajaran elit skuad Barcelona.
Martin memiliki persentase tekel sukses tertinggi kedua di tim dengan angka 70 persen. Ia juga menempati peringkat ketiga dalam hal memenangkan duel perebutan bola dengan rasio 61,8 persen.
Laporan evaluasi klub menegaskan bahwa Martin telah mengambil peran sebagai pemain yang dapat diandalkan. Ia dinilai bersih saat mengalirkan bola dari belakang serta cerdas dalam penempatan posisi.
“Dia telah menunjukkan bahwa tempat di tim utama FC Barcelona harus diraih dengan usaha keras dan itulah yang telah dilakukannya sepanjang tahun 2025 ini.”






