Misi Patahkan Kutukan 2015 Persebaya Siap Cetak Sejarah di Markas Semen Padang

Hasyimy

TRIBUN KALTIM – Skuad Persebaya Surabaya menjejakkan kaki di tanah Minang dengan mengusung satu misi besar: mengakhiri penantian panjang. Bajol Ijo bertekad mematahkan kutukan tak pernah menang di Padang saat menantang tuan rumah Semen Padang FC dalam laga lanjutan pekan ke-33 Super League 2025/2026.

Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion H. Agus Salim pada Jumat sore (15/5/2026). Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin biasa, melainkan momentum emas bagi Persebaya untuk menghapus catatan kelam yang selalu menghantui mereka setiap kali berlaga di markas Kabau Sirah.

Jadikan Rekor Buruk Sebagai Motivasi

Tercatat, Persebaya belum pernah sekali pun mengecap manisnya kemenangan di Padang sejak tahun 2015 silam. Alih-alih terbebani, pelatih Bernardo Tavares justru menyulap rekor buruk tersebut menjadi lecutan motivasi bagi anak asuhnya.

“Bermain di Padang selalu sulit. Kalau melihat sejarah, Persebaya belum pernah menang di stadion ini. Kami berharap besok bisa mengubah sejarah itu,” tegas Coach Tavares dalam sesi konferensi pers jelang laga.

Pelatih asal Portugal itu menginstruksikan para pemainnya untuk tampil habis-habisan. “Kalau kami menang, itu akan menjadi sejarah karena Persebaya belum pernah menang di sini. Itu harus menjadi motivasi tambahan bagi pemain,” imbuhnya.

Waspadai Ledakan Tim Tanpa Beban

Meski Semen Padang telah dipastikan terdegradasi musim ini, Tavares melarang keras skuadnya untuk memandang remeh lawan. Ia sadar betul bahwa tim yang bermain tanpa tekanan justru sering kali tampil lepas dan menghadirkan ancaman yang sulit diprediksi.

Tavares juga mewaspadai potensi rotasi kejutan dari tim pelatih tuan rumah yang bisa merusak skenario taktik Bajol Ijo.

“Kadang pertandingan paling sulit adalah melawan tim yang sudah tidak punya beban. Pelatih lawan bisa saja memainkan pemain yang jarang tampil. Mereka tentu ingin memanfaatkan kesempatan dan bermain dengan motivasi tinggi di setiap duel,” urai Tavares mengingatkan.

Selain ambisi memecahkan rekor bersejarah, kemenangan di Padang juga menjadi harga mati bagi Persebaya untuk menjaga asa finis di papan atas klasemen Super League hingga akhir musim nanti.

“Target kami selalu menang di setiap pertandingan. Kalau bisa menang besok, peluang finis di posisi empat atau lima besar masih terbuka lebar,” tandasnya.

Bagikan: