TRIBUN KALTIM – Manajer Brighton & Hove Albion Fabian Hurzeler menanggapi dingin lonjakan posisi timnya di klasemen sementara Premier League. Kemenangan 2-0 atas Burnley membuat The Seagulls kini bertengger di peringkat delapan.
Meski posisi tersebut membuka peluang untuk berkompetisi di zona Eropa, Hurzeler enggan membicarakannya terlalu dini. Ia mengingatkan bahwa timnya baru saja memutus tren negatif enam laga tanpa kemenangan.
“Ini adalah satu kemenangan setelah enam pertandingan tanpa kemenangan jadi kami harus tetap rendah hati, kami harus memahami bahwa kami harus membangun konsistensi kami,” kata Hurzeler, Minggu (4/1/26).
Fokus Hal Dasar

Pelatih termuda di Liga Inggris itu meminta anak asuhnya untuk tidak terbuai angan-angan menembus kompetisi benua biru. Fokus utama tim saat ini adalah membenahi hal-hal mendasar agar performa di lapangan tetap stabil setiap pekannya.
Hurzeler menekankan bahwa konsistensi jauh lebih penting daripada sekadar melihat posisi di tabel klasemen. Ia ingin proses perbaikan tim berjalan setahap demi setahap.
“Kami tidak boleh membicarakan Eropa, kami harus melakukan hal-hal mendasar dengan benar dan kemudian kita lihat apa yang terjadi,” ujarnya.
Bukan Laga Istimewa
Terkait jalannya pertandingan melawan Burnley, Hurzeler memberikan penilaian yang cukup kritis namun objektif. Ia menyebut penampilan pasukannya tergolong bagus karena mampu mengontrol jalannya laga namun bukan performa yang luar biasa.
Ia tetap mengapresiasi keberhasilan tim menjaga gawang tidak kebobolan serta efektivitas lini depan dalam memanfaatkan peluang. Secara keseluruhan ia mengaku puas dengan tiga poin yang didapat.
“Itu adalah pertandingan yang bagus, bukan pertandingan yang hebat. Kami mengendalikannya, kami mencatatkan clean sheet, kami menciptakan peluang,” tuturnya.
Puji Kerja Keras
Hurzeler lantas menyoroti gol pembuka yang dicetak oleh Georginio Rutter. Ia menilai gol tersebut bukan sekadar keberuntungan semata melainkan buah dari etos kerja keras sang pemain di area pertahanan lawan.
Menurutnya keberuntungan dalam sepak bola harus dipancing dengan melakukan hal-hal kecil secara benar. Rutter dinilai pantas mendapatkan gol tersebut karena kegigihannya menekan lawan.
“Keberuntungan tidak akan datang kepada Anda, Anda harus mengusahakannya dan melakukan hal-hal kecil dengan benar, pada akhirnya cara dia mencetak gol adalah sedikit keberuntungan, tetapi dia pantas mendapatkannya,” pungkas Hurzeler.






