TRIBUN KALTIM – Bek andalan Arsenal Riccardo Calafiori membawa kabar baik bagi skuad asuhan Gennaro Gattuso pada Rabu (25/3/26). Pemain bertahan itu dipastikan bugar dan siap membela negaranya pada semifinal playoff Piala Dunia mendatang.
Laga krusial di Bergamo nanti akan mempertemukan skuad beralias Gli Azzurri dengan Irlandia Utara. Pertandingan ini menjadi rintangan terakhir yang harus dilewati demi merebut tiket ke panggung dunia.
Antisipasi Skema Mematikan Lawan
Kehadiran sang pemain belakang sangat krusial mengingat calon lawan mereka sangat berbahaya dalam memanfaatkan situasi bola mati. Ia menuntut rekan setimnya untuk menggalang pertahanan solid dan menjaga konsentrasi secara penuh.
“Pada bola mati saya merasa kami harus sangat fokus,” tutur Calafiori.
Bahkan detail paling kecil diyakini bisa menjadi penentu nasib mereka dalam pertandingan sepenting ini. Ia menegaskan perlunya menghindari pelanggaran tidak perlu serta bersiap mengantisipasi bola kedua sejak menit pertama hingga peluit panjang berbunyi.
“Hanya satu cara adalah mencoba menghindari jenis permainan ini sebisa mungkin,” tegasnya.
Mengubah Tekanan Menjadi Motivasi
Tuntutan jutaan penggemar yang mengharapkan mereka lolos ke kejuaraan bergengsi tersebut tentu menghadirkan beban mental tersendiri. Meski tidak menampik adanya tekanan besar jelang pertandingan ia memilih untuk menerimanya sebagai bagian dari perjalanan.
“Tekanan itu ada kita tidak bisa menghindarinya,” aku pemain berusia dua puluh tiga tahun tersebut.
Alih-alih terbebani ia justru melihat situasi ini sebagai peluang emas untuk memutarbalikkan keadaan menjadi sebuah kejayaan. Ia mengajak seluruh anggota tim untuk berpikir positif demi meraih kebahagiaan dan mengamankan keberangkatan mereka ke Amerika Serikat.
“Sisi lain dari koin ini adalah mungkin saja berakhir buruk tetapi kami ingin berpikir positif,” kata Calafiori.






