Profesionalisme Skuad Persija Diuji, Tetap Gelar Latihan Intensif di Momen Pergantian Tahun

Hasyimy

TRIBUN KALTIM – Hiruk pikuk perayaan tahun baru tidak membuat skuad Persija Jakarta terlena untuk ikut berlibur. Para punggawa Macan Kemayoran justru memilih tetap berkeringat di lapangan latihan demi menatap laga krusial berikutnya.

Mereka harus segera bersiap menghadapi Persijap di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang akan digelar akhir pekan ini. Waktu persiapan yang sangat mepet membuat tim pelatih memutuskan untuk meniadakan jatah libur bagi para pemain.

Secara profesional mau tanggal merah, Natalan atau Tahun Baru tak dikenal. Kami latihan terus, tegas Asisten Pelatih Persija Ricky Nelson, Kamis (1/1/2026).

Ricky menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut adalah jarak pertandingan yang sangat dekat dengan pergantian tahun. Timnya harus sudah siap tempur hanya dalam waktu dua hari setelah tanggal satu Januari.

Situasi serupa juga dialami para pemain saat momen Natal di mana mereka tetap menjalani rutinitas latihan seperti biasa. Mengambil libur dinilai bukan pilihan bijak karena dapat mengganggu ritme persiapan tim yang sedang memburu kemenangan.

Evaluasi Taktik Menyerang

Sesi latihan kali ini dimanfaatkan tim pelatih untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lini depan. Ricky menyoroti kesulitan yang masih dialami anak asuhnya saat bertemu lawan dengan strategi bertahan total.

Kemenangan atas Bhayangkara dan kekalahan dari Semen Padang memberikan gambaran jelas mengenai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Emaxwell Souza kerap menemui jalan buntu ketika lawan menerapkan blok pertahanan rendah yang rapat.

Tim pelatih kini fokus mencari formula paling ampuh untuk meruntuhkan tembok pertahanan musuh di laga mendatang. Tantangan ini harus dijawab tuntas oleh seluruh elemen tim agar produktivitas gol tetap terjaga.

Hal itu jadi tugas berat pelatih dan pemain untuk membongkar pertahanan, tutupnya.

Bagikan: