Rosenior Puji Agresivitas Cucurella dan Gusto Jelang Laga Lawan Leeds

Hasyimy

TRIBUN KALTIM – Pelatih kepala Chelsea Liam Rosenior menyoroti evolusi taktik timnya jelang laga kontra Leeds United di Stamford Bridge. Ia memberikan pujian khusus terhadap agresivitas dua bek sayapnya, Marc Cucurella dan Malo Gusto, Selasa (10/2/2026).

Sejak mengambil alih kursi kepelatihan pada awal Januari, Rosenior sukses mengubah wajah permainan The Blues menjadi lebih ofensif. Salah satu kunci perubahannya adalah peran bek sayap yang kini diberi kebebasan menusuk hingga ke jantung pertahanan lawan.

Rosenior menegaskan bahwa keterlibatan aktif bek dalam mencetak gol adalah filosofi sepak bola yang ia terapkan.

“Anda lihat Marc Cucurella dan Malo Gusto, para bek sayap, berada di kotak penalti dan mencoba mencetak gol. Itulah sepak bola yang saya yakini,” ujar Rosenior.

Ancaman dari Segala Lini

Strategi ini terbukti ampuh membuat Chelsea menjadi tim yang sulit ditebak. Dalam sembilan pertandingan di bawah asuhan Rosenior, The Blues telah melesakkan total 22 gol.

Yang lebih mengesankan, gol-gol tersebut lahir dari 11 pemain berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa ancaman Chelsea tidak hanya bergantung pada penyerang murni, melainkan juga dari lini kedua dan sektor sayap.

“Ketika Anda memiliki berbagai ancaman di lapangan, sangat sulit bagi lawan untuk mengatasinya. Saat ini ancaman mencetak gol kami sangat bagus,” tambahnya.

Meski demikian, Rosenior mengingatkan pentingnya keseimbangan saat menghadapi Leeds United. Tim tamu dikenal memiliki pertahanan rapat dengan formasi lima bek yang solid.

Ia menekankan bahwa kebebasan menyerang bagi Cucurella dan Gusto harus dibarengi dengan struktur pertahanan yang disiplin agar tidak terekspos saat transisi.

“Tugas saya adalah menempatkan mereka pada posisi di mana mereka dapat memengaruhi permainan. Namun kuncinya adalah menemukan keseimbangan antara fleksibilitas serangan dan struktur pertahanan,” tutup Rosenior.

Bagikan: