TRIBUN KALTIM – Pembangunan infrastruktur di Kalimantan Utara terus digenjot untuk memastikan pemerintah hadir secara fisik dan fungsional di tengah masyarakat. Gubernur Zainal A Paliwang meresmikan dua gedung Unit Pelaksana Teknis Daerah atau UPTD Badan Pendapatan Daerah sekaligus, yakni Wilayah I Tarakan dan Wilayah II Nunukan.
Peresmian yang dipusatkan di kantor baru UPTD Bapenda Tarakan ini berlangsung pada Senin (19/1/2026). Langkah ini menjadi bukti keseriusan pemerintah provinsi dalam memperkuat aset permanen di daerah penyangga.
Gedung ini masuk dalam daftar 13 proyek strategis daerah tahun anggaran 2025. Kehadirannya menandai berakhirnya masa-masa layanan di kantor yang kurang representatif, kini berubah menjadi aset daerah yang megah dan permanen.
Investasi Layanan Publik
Zainal menegaskan bahwa kucuran anggaran besar untuk pembangunan gedung ini bukan sekadar proyek fisik semata. Ia menyebutnya sebagai modal krusial yang dikeluarkan pemerintah demi menjamin kenyamanan wajib pajak.
“Setiap rupiah yang dikeluarkan dalam pembangunan ini adalah investasi untuk masa depan pelayanan publik yang lebih prima,” tegasnya.
Proses pembangunan aset ini sempat menghadapi tantangan efisiensi anggaran dan penyesuaian desain sejak direncanakan pada 2022. Namun, komitmen pemerintah yang kuat memastikan proyek infrastruktur ini tuntas sepenuhnya pada 2025.
Harapan besar kini digantungkan pada operasional fasilitas baru tersebut. Gubernur ingin output nyata dari gedung baru ini berupa kenaikan kas daerah dari sektor pajak maupun retribusi.
“Investasi yang hasilnya akan kita petik dengan peningkatan pendapatan daerah baik pajak maupun retribusi daerah,” tutup Zainal.






